Pesawat Pengangkut Trump-Jong-un Jadi Buruan Para Spotters
Minggu, 10 Juni 2018 - 23:10 WIB
Pesawat Pengangkut Trump-Jong-un Jadi Buruan Para Spotters
A
A
A
SINGAPURA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dipastikan akan bertemu dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un di Singapura pada Selasa (12/6/2018) mendatang. Momen bersejarah ini pun tidak mau dilewatkan oleh para spotters pesawat yang ingin mengabadikan kedatangan para pemimpin.
Tidak kurang dari 50 spotters pesawat terlihat di Changi Beach pada Minggu (10/6/2018). Mereka berasal dari Jepang, China, Indonesia, dan yang terjauh berasal dari Kanada. Mereka mencoba menangkap kedatangan pesawat pengangkut Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korut Kim Jong-un.
Bagi para spotters pesawat tersebut obyek menarik yang mereka nantikan adalah prospek melihat dua pesawat buatan Rusia: pesawat kargo IL-76 dan pesawat jet penumpang IL-62 yang membawa Kim Jong-un ke China bulan lalu.
IL-76 atau Ilyushin Il-76 seperti dikutip dari Wikipedia adalah pesawat pengangkut strategis serbaguna bermesin empat yang dirancang oleh Biro Desain Rusia Ilyushin. Il-76 dirancang untuk mengirimkan alat-alat berat, terutama untuk kepentingan militer, ke daerah-daerah terpencil di Uni Soviet, dan untuk pengangkut strategis militer.
Sementara IL-62 atau Ilyushin IL-62 adalah sebuah pesawat jarak jauh yang memiliki badan sempit.
"Kami adalah sekelompok pemucu kesenangan dan ketika berhenti mengklik, ada senyum kepuasan dan rasa terbang ke langit tinggi," ujar Kok Chwee Sim, seorang spotters foto selama lebih dari 30 tahun.
"Ini hari yang baik dan kami semua pulang ke rumah untuk istirahat dan makan," imbuhnya seperti dikutip dari Straits Times.
Trump dan Jong-un dijadwalkan akan bertemu di Pulau Sentosa, sebuah pulau resor di lepas pelabuhan Singapura dengan taman hiburan Universal Studio dan pantai buatan. Pertemuan kedua kepala negara yang sempat berseteru ini diharapkan dapat meletakkan dasar untuk mengakhiri kebuntuan nuklir antara dua musuh lama dan tranformasi sebuah negara Asia yang terisolasi.
Tidak kurang dari 50 spotters pesawat terlihat di Changi Beach pada Minggu (10/6/2018). Mereka berasal dari Jepang, China, Indonesia, dan yang terjauh berasal dari Kanada. Mereka mencoba menangkap kedatangan pesawat pengangkut Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korut Kim Jong-un.
Bagi para spotters pesawat tersebut obyek menarik yang mereka nantikan adalah prospek melihat dua pesawat buatan Rusia: pesawat kargo IL-76 dan pesawat jet penumpang IL-62 yang membawa Kim Jong-un ke China bulan lalu.
IL-76 atau Ilyushin Il-76 seperti dikutip dari Wikipedia adalah pesawat pengangkut strategis serbaguna bermesin empat yang dirancang oleh Biro Desain Rusia Ilyushin. Il-76 dirancang untuk mengirimkan alat-alat berat, terutama untuk kepentingan militer, ke daerah-daerah terpencil di Uni Soviet, dan untuk pengangkut strategis militer.
Sementara IL-62 atau Ilyushin IL-62 adalah sebuah pesawat jarak jauh yang memiliki badan sempit.
"Kami adalah sekelompok pemucu kesenangan dan ketika berhenti mengklik, ada senyum kepuasan dan rasa terbang ke langit tinggi," ujar Kok Chwee Sim, seorang spotters foto selama lebih dari 30 tahun.
"Ini hari yang baik dan kami semua pulang ke rumah untuk istirahat dan makan," imbuhnya seperti dikutip dari Straits Times.
Trump dan Jong-un dijadwalkan akan bertemu di Pulau Sentosa, sebuah pulau resor di lepas pelabuhan Singapura dengan taman hiburan Universal Studio dan pantai buatan. Pertemuan kedua kepala negara yang sempat berseteru ini diharapkan dapat meletakkan dasar untuk mengakhiri kebuntuan nuklir antara dua musuh lama dan tranformasi sebuah negara Asia yang terisolasi.
(ian)