Hilang saat Latihan Perang, Jet F-16 Taiwan Ditemukan Jatuh

Selasa, 05 Juni 2018 - 08:10 WIB
Hilang saat Latihan...
Hilang saat Latihan Perang, Jet F-16 Taiwan Ditemukan Jatuh
A A A
TAIPEI - Sebuah pesawat jet tempur F-16 milik Taiwan hilang saat menjalani latihan perang tahunan terbesar yang dimulai hari Senin kemarin. Berselang beberapa jam kemudian, jet tempur itu ditemukan telah jatuh di Gunung Wufen dengan kondisi pilot tewas.

Latihan tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan kemampuan Taipei untuk menangkis serangan musuh.

Taiwan saat ini sedang bersitegang dengan China, di mana Beijing semakin gencar melakukan latihan militer di sekitar wilayah kepulauan tersebut. Beijing sampai saat ini menganggap Taiwan sebagai provinsi China yang membangkang dan siap mengambil langkah militer jika wilayah itu menyatakan kemerdekaan secara resmi.

Angkatan Udara Taiwan mengatakan pangkalannya di Hualien telah kehilangan kontak dengan pilot jet tempur F-16 sekitar pukul 13.43 siang pada hari Senin. Pesawat hilang kontak ketika ambil bagian dalam latihan perang dengan terbang ke utara Taiwan.

Sumber-sumber militer yang dikutip CNA, Selasa (5/6/2018), mengatakan jet tempur yang hilang itu diduga telah mengalami masalah di atas Kota New Taipei sebelum semua kontak hilang di Pegunungan Keelung.

Puing-puing jet tempur, lanjut sumber tersebut, kemungkinan ditemukan di lereng bukit di Kota New Taipei.

Sementara itu, militer Taiwan secara resmi mengatakan pilot jet tempur F-16 yang hilang, Wu Yen-ting, 31, tewas setelah pesawat itu jatuh.

Puing-puing dari jet tempur telah ditemukan di Gunung Wufen yang bisa ditempuh sekitar satu jam perjalanan dari Kota New Taipei.

"Pasukan darat telah menemukan armbans individu (pilot) di jalur Gunung Wufen, dan menilai bahwa (dia) mungkin tidak mengenakan parasut (dari pesawat)," kata militer Taiwan melalui seorang juru bicaranya.

Pilot Wu pernah mengalami kecelakaan serupa lima tahun lalu di lepas pantai Taiwan. Namun, saat itu, dia terlontar dari F-16 dengan mengalami luka ringan.

F-16 merupakan salah satu dari 150 jet tempur yang dibeli Taiwan dari Amerika Serikat. Penjualan peralatan perang AS kepada Taiwan telah memicu kemarahan China.

Ketegangan lintas-selat telah meningkat di era Presiden Taiwan Tsai Ing-wen. Presiden yang pro-kemerdekaan Taiwan ini menolak untuk mengakui "konsensus 1992" tentang kebijakan "satu China".
(mas)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Selalu Gunakan Standar Ganda dalam Urusan Taiwan?
Latar Belakang Konflik...
Latar Belakang Konflik China dan Taiwan serta Kepentingan Amerika Serikat di Baliknya
Latihan Militer China...
Latihan Militer China di Dekat Taiwan Bidik Penonton Amerika Serikat
Biodata Ketua DPR Amerika...
Biodata Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi yang Bertandang ke Taiwan
Pelosi Tinggalkan Taiwan,...
Pelosi Tinggalkan Taiwan, Ketegangan dengan China Kian Memuncak
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
39 menit yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
1 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
2 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
4 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
5 jam yang lalu
Infografis
Pilot Jet Tempur F-16...
Pilot Jet Tempur F-16 Ukraina Pavlo Ivanov Dapat Gelar Pahlawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved