Paus Minta Uskup Tidak Menerima Calon Pendeta Gay

Jum'at, 25 Mei 2018 - 05:56 WIB
Paus Minta Uskup Tidak...
Paus Minta Uskup Tidak Menerima Calon Pendeta Gay
A A A
VATICAN CITY - Paus Franciscus memperingatkan para uskup Italia untuk memeriksa secara hati-hati pelamar calon pendeta dan menolak siapa pun yang mereka curigai kemungkinan seorang homoseksual. Demmikian laporan media lokal.

“Awasi penerimaan calon pendeta, buka mata Anda,” kata Paus seperti dikutip oleh koran layanan Vatikan Insider La Stampa.

"Jika ragu, lebih baik jangan biarkan mereka masuk," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (25/5/2018).

Vatikan tidak segera menanggapi permintaan untuk komentar atas pernyataan itu, yang dikatakan Vatican Insider dan Il Messaggero dibuat pada pertemuan tertutup pada hari awal pekan ini.

Pertemuan Franciscus dengan para uskup Italia terjadi hanya satu hari setelah seorang pria Chili yang menderita pelecehan seksual pendeta mengutip pernyataan paus yang mengatakan kepadanya dalam percakapan pribadi bahwa Tuhan telah menjadikannya sebagai gay dan mencintainya seperti itu.

Vatikan menolak untuk mengomentari laporan yang menyentuh spekulasi sengit bahwa Paus Francis melemahkan pendirian Gereja terhadap homoseksualitas. Sebelumnya mengutuk homoseksualitas sebagai gangguan tidak bermoral jika secara aktif dipraktekkan.

Dalam sebuah dokumen tahun 2005, yang dirilis di bawah pendahulu Francis, Paus Benediktus, Vatikan mengatakan Gereja dapat mengakui ke dalam imamat mereka yang jelas-jelas telah mengatasi kecenderungan sikap homoseksual mereka selama setidaknya tiga tahun.

Tetapi dikatakan bahwa mempraktekan homoseksual dan mereka yang memiliki kecenderungan gay “dalam-dalam” dan mereka yang mendukung budaya gay harus dilarang.

Komentar-komentar yang dilaporkan kepada para uskup mungkin akan menenangkan kaum konservatif yang telah menjadi waspada terhadap cara Paus Franciscus telah secara dramatis mengubah bahasa yang digunakan Gereja tentang homoseksualitas sejak pemilihannya pada 2013.

"Jika seseorang adalah gay dan mencari Tuhan dan memiliki niat baik, siapa saya untuk menilai?" Paus mengatakan pada perjalanan luar negerinya yang pertama pada tahun 2013.

Pada 2016, dia mengatakan dia telah melayani orang-orang yang kecenderungan homoseksualnya tidak terpenuhi serta homoseksual yang tidak mampu tetap suci, seperti yang diminta Gereja.

"Ketika seseorang tiba di hadapan Yesus, Yesus pasti tidak akan berkata:‘Pergi karena kamu homoseksual,'" katanya.

Paus Benediktus menulis pada tahun 2005 bahwa homoseksualitas adalah kecenderungan kuat yang diperintahkan oleh kejahatan moral intrinsik.
(ian)
Berita Terkait
Menengok Laboratorium...
Menengok Laboratorium Restorasi Lukisan di Museum Vatikan
Kardinal Kunci Vatikan...
Kardinal Kunci Vatikan Mendadak Resign di Tengah Skandal Keuangan
5 Fakta Paus Fransiskus,...
5 Fakta Paus Fransiskus, Pertama dari Luar Eropa sejak 1.200 Tahun
Antar Kepergian Paus...
Antar Kepergian Paus Fransiskus menuju Soetta, Warga Histeris saat Dapat Pemberkatan
Kardinal Vatikan Diadili...
Kardinal Vatikan Diadili dalam Kasus Penipuan
Vatikan Tegaskan Menentang...
Vatikan Tegaskan Menentang Operasi Ganti Kelamin
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
3 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
4 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
5 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
7 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
8 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved