Palestina Kecam Penolakan Israel Terhadap Penyelidikan PBB

Minggu, 20 Mei 2018 - 10:53 WIB
Palestina Kecam Penolakan...
Palestina Kecam Penolakan Israel Terhadap Penyelidikan PBB
A A A
RAMALLAH - Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Saeb Erekat, mengutuk penolakan Israel terhadap keputusan Dewan HAM PBB (UNHRC) untuk menyelidiki pelanggaran Israel di wilayah Palestina khususnya di Jalur Gaza.

"Penolakan Israel terhadap penyelidikan dan tidak mengizinkannya untuk masuk ke negaranya adalah tindakan menyembunyikan kejahatannya terhadap Palestina," kata Erekat dalam pernyataan resminya seperti dikutip dari Xinhua, Minggu (20/5/2018).

Ia menegaskan kembali bahwa pihak Palestina siap bekerja sama dengan komite investigasi dan menanggapi semua pertanyaan dan hak untuk pergi ke mana pun itu perlu.

Sementara itu, anggota Komite Eksekutif PLO Hanan Ashrawi bertepuk tangan atas keputusan UNHRC, dan mengucapkan terima kasih kepada negara-negara anggota yang memilih mendukung penyelidikan independen sebagai sikap mengambil posisi berprinsip.

"Keputusan ini mengirimkan pesan yang jelas dan kuat kepada Israel bahwa ada harga yang harus dibayar untuk tindakan sepihak dan tidak bermoral, pelanggaran ilegal," ujarnya.

Sebelumnya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh keputusan UNHRC pada hari Jumat mendukung terorisme dengan meluncurkan penyelidikan kejahatan perang.

"Israel sepenuhnya menolak resolusi yang diadopsi oleh mayoritas anti-Israel yang otomatis hasilnya diketahui dari awal," ujranya sembari menambahkan bahwa Israel akan terus membela warga dan tentaranya karena memiliki hak untuk membela diri.

UNHRC yang beranggotakan 47 negara memilih peluncuran komisi investigasi atas tindakan Israel di wilayah Palestina dengan 29 suara mendukung, 2 menentang, dan 14 abstain. Investigasi difokuskan pada perlakuan terhadap para demonstran Palestina di perbatasan Gaza.

Lebih dari 100 orang Palestina tewas oleh tentara Israel selama unjuk rasa massal yang berlangsung selama sekitar enam minggu sejak 30 Maret di perbatasan Gaza dengan Israel.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
9 menit yang lalu
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
39 menit yang lalu
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
1 jam yang lalu
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
1 jam yang lalu
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
3 jam yang lalu
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved