Bertemu Trump, Korut Tidak Tertarik Bahas Denuklirisasi

Rabu, 16 Mei 2018 - 16:49 WIB
Bertemu Trump, Korut...
Bertemu Trump, Korut Tidak Tertarik Bahas Denuklirisasi
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) mengumumkan bahwa mereka tidak tertarik dengan perundingan yang mengharuskan denuklirisasi. Hal itu dikatakan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Korut, Kim Kye-gwan.

Kye-gwan juga mengatakan bahwa Pyongyang akan pergi untuk bernegosiasi dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump hanya jika dia tertarik dalam meningkatkan hubungan.

Ia mengatakan bahwa jika Pyongyang hanya menerima tuntutan sepihak terhadap denuklirisasi, maka Pyongyang tidak akan tertarik pada dialog semacam itu dan tidak ada yang bisa dilakukan selain mempertimbangkan kembali pembicaraan mendatang antara AS dan Korut.

"Kami tidak akan tertarik dengan pembicaraan lagi jika (Amerika Serikat) hanya mencoba mendorong kami secara sepihak ke suatu sudut dan memaksa kami melepaskan nuklir," ujar Kye-gwan.

"Tidak dapat dihindari untuk mempertimbangkan kembali apakah akan menanggapi KTT mendatang dengan AS," imbuhnya seperti dikutip Sputnik dari kantor berita Yonhap, Rabu (16/5/2018).

Diplomat Korut itu mendesak Washington untuk mengadakan pembicaraan dengan Pyongyang dengan keinginan kuat untuk meningkatkan hubungan bilateral guna mendapatkan respon positif dari Korut.

Sebelumnya, Pyongyang mengumumkan bahwa pihaknya akan menangguhkan pembicaraan dengan Korea Selatan (Korsel) mengenai latihan militer bersama Max Thunder, yang dilakukan oleh Seoul dan Washington, yang dilaporkan merupakan latihan untuk invasi Korut dan dianggap sebagai "provokasi" oleh Pyongyang.

Pembicaraan antara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan berlangsung di Singapura pada 12 Juni. Namun, Korut mengancam akan menunda pembicaraan dengan AS tersebut.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pihaknya tidak memiliki informasi dari Korut tentang ancaman untuk membatalkan pertemuan antara Kim Jong-un dan Donald Trump. Pihak AS akan tetap bergerak maju dengan persiapan untuk pertemuan tersebut.
(ian)
Berita Terkait
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Adik Kim Jong-un: AS...
Adik Kim Jong-un: AS Harus Akui Korea Utara sebagai Negara Nuklir
Trump Bantah Laporan...
Trump Bantah Laporan yang Menyebut Kim Jong Un Sakit Parah
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Pompeo Tampik Kemungkinan...
Pompeo Tampik Kemungkinan Pertemuan Trump-Kim Jong-un
Trump Sebut Kim Jong-un...
Trump Sebut Kim Jong-un Mengaku Telah Bunuh Pamannya
Berita Terkini
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
36 menit yang lalu
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
1 jam yang lalu
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
3 jam yang lalu
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
4 jam yang lalu
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
5 jam yang lalu
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
8 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved