Trump Sebut Kim Jong-un Mengaku Telah Bunuh Pamannya
Kamis, 10 September 2020 - 20:04 WIB
loading...
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyebut bahwa pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un mengaku telah membunuh pamannya. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump menyebut bahwa pemimpin Korea Utara (Korut) , Kim Jong-un mengaku telah membunuh pamannya. Hal itu terungkap dalam sebuah buku yang ditulis oleh jurnalis AS, Bob Woodward.
Buku Woodward yang berjudul "Rage" didasarkan pada 18 wawancara yang dilakukannya dengan Trump antara Desember tahun hingga Juli. Woodward menulis bahwa Trump mengatakan dia terkesan dengan Jong-un ketika dia pertama kali bertemu dengan pemimpin Korut itu di Singapura pada 2018.
Trump, tulis Woodward, seperti dilansir AP pada Kamis (10/9/2020), juga mengatakan bahwa Kim Jong-un memberitahu dia segalanya dan bahkan memberikan gambaran tentang bagaimana Jong-un membunuh pamannya sendiri. ( Baca juga: Inilah Kisah Yeonmi Park, Wanita asal Korea Utara yang Dibicarakan Warganet )
Ketika dia terlibat dalam pembicaraan senjata nuklir dengan Jong-un, Trump menolak penilaian pejabat intelijen bahwa Korut tidak akan pernah menyerahkan senjata nuklirnya. Trump mengatakan kepada Woodward bahwa CIA "tidak tahu" bagaimana menangani Pyongyang.
Dalam buku tersebut, Trump juga menepis kritik tentang tiga pertemuannya dengan pemimpin Korut itu, mengklaim KTT itu bukan masalah besar. Kritikus mengatakan bahwa dengan bertemu Jong-un, Trump memberikan pemimpin Korut legitimasi di panggung dunia. ( Lihat foto: Kebakaran Hutan di Oregon, Perumahan Mewah Ludes Terbaka r)
“Saya butuh dua hari. Saya bertemu. Saya tidak menyerah," kata Trump dalam buku tersebut, yang menyamakan keterikatan Korut dengan persenjataan nuklirnya dengan seseorang yang jatuh cinta pada sebuah rumah dan mereka tidak bisa menjualnya.
Buku Woodward yang berjudul "Rage" didasarkan pada 18 wawancara yang dilakukannya dengan Trump antara Desember tahun hingga Juli. Woodward menulis bahwa Trump mengatakan dia terkesan dengan Jong-un ketika dia pertama kali bertemu dengan pemimpin Korut itu di Singapura pada 2018.
Trump, tulis Woodward, seperti dilansir AP pada Kamis (10/9/2020), juga mengatakan bahwa Kim Jong-un memberitahu dia segalanya dan bahkan memberikan gambaran tentang bagaimana Jong-un membunuh pamannya sendiri. ( Baca juga: Inilah Kisah Yeonmi Park, Wanita asal Korea Utara yang Dibicarakan Warganet )
Ketika dia terlibat dalam pembicaraan senjata nuklir dengan Jong-un, Trump menolak penilaian pejabat intelijen bahwa Korut tidak akan pernah menyerahkan senjata nuklirnya. Trump mengatakan kepada Woodward bahwa CIA "tidak tahu" bagaimana menangani Pyongyang.
Dalam buku tersebut, Trump juga menepis kritik tentang tiga pertemuannya dengan pemimpin Korut itu, mengklaim KTT itu bukan masalah besar. Kritikus mengatakan bahwa dengan bertemu Jong-un, Trump memberikan pemimpin Korut legitimasi di panggung dunia. ( Lihat foto: Kebakaran Hutan di Oregon, Perumahan Mewah Ludes Terbaka r)
“Saya butuh dua hari. Saya bertemu. Saya tidak menyerah," kata Trump dalam buku tersebut, yang menyamakan keterikatan Korut dengan persenjataan nuklirnya dengan seseorang yang jatuh cinta pada sebuah rumah dan mereka tidak bisa menjualnya.
(esn)
Lihat Juga :