Korut-Korsel Bakal Kembali Gelar Pembicaraan Tingkat Tinggi

Selasa, 15 Mei 2018 - 11:35 WIB
Korut-Korsel Bakal Kembali...
Korut-Korsel Bakal Kembali Gelar Pembicaraan Tingkat Tinggi
A A A
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut) bakal kembali menggelar pembicaraan tingkat tinggi minggu ini. Hal itu dilakukan karena keduanya tengah bekerja untuk menuju kesepakatan damai.

Kedua negara sepakat untuk kembali mengirim pejabat tinggi untuk bertemu di "desa gencatan senjata" yang netral, Panmunjom, yang melintasi perbatasan mereka.

"Korea Selatan dan Korea Utara akan mengadakan pertemuan tingkat tinggi antar-Korea pada 16 Mei di Rumah Perdamaian di Panmunjom, untuk membahas pelaksanaan 'Deklarasi Panmunjom untuk Perdamaian, Kemakmuran dan Penyatuan Semenanjung Korea," kata Kementerian Unifikasi Korsel dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Independent, Selasa (15/5/2018).

Perwakilan dari kedua negara akan kembali ke sebuah situs di mana Pemimpin Korut Kim Jong-un secara dramatis melintasi perbatasan ke Korsel bulan lalu untuk bertemu dengan mitranya dari selatan, Presiden Moon Jae-in.

Peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya dilakukan oleh seorang pemimpin Korut itu membantu mendorong harapan untuk sebuah pakta di tengah lanskap diplomatik yang berubah dengan cepat.

Pada bulan-bulan sebelumnya, uji coba rudal dan unjuk kekuatan militer dari Pyongyang memicu kekhawatiran konflik nuklir atau bentrokan baru di semenanjung Korea.

Tetapi negara yang terisolasi itu menunjukkan sikap yang lebih damai, menggunakan Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korsel untuk menjalin kontak dan meletakkan dasar untuk mengundang Donald Trump untuk bertemu dengan Kim. Presiden Amerika telah menerima KTT tinggi.

Di tengah pencairan hubungan itu, para pejabat Korea telah berbicara untuk mengakhiri secara resmi Perang Korea, yang memisahkan semenanjung itu menjadi dua setelah berakhir dengan gencatan senjata.

Donald Trump telah mendukung prospek itu dan dengan antusias memproyeksikan kesepakatan untuk menghentikan program nuklir Korut. Meski begitu, ia juga memperingatkan bahwa AS siap untuk pergi jika Pyongyang tidak bernegosiasi dengan itikad baik.
(ian)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
1 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
2 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
3 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
4 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
6 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved