Rusia Pantau Situasi di Surabaya Pasca Serangan Bom

Minggu, 13 Mei 2018 - 12:50 WIB
Rusia Pantau Situasi...
Rusia Pantau Situasi di Surabaya Pasca Serangan Bom
A A A
JAKARTA - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva menyatakan, pihaknya terus memantau situasi dan mengikuti berita mengenai serangan bom yang terjadi di Surabaya. Ini dilakukan untuk memastikan apakah ada warga Rusia yang menjadi korban dalam serangan itu.

"Kami mengikuti berita dan menunggu daftar korban yang dirilis untuk memastikan tidak ada korban orang Rusia," kata Vorobieva melalui pesan singkat kepada Sindonews pada Minggu (13/5).

Sementara itu, ketika disinggung apakah Moskow akan mengeluarkan imbauan bepergian ke Indonesia, khususnya ke Surabaya pasca serangan ini. Vorobieva menegaskan, Rusia tidak memiliki rencana dan tidak akan mengeluarkan imbauan semacam itu.

"Tidak ada travel ban apapun (ke Surabaya khususnya atau Indonesia umumnya) sementara ini.Rusia tidak pernah membuat travel ban sewaktu ada serangan teroris di Jakarta tahun 2016 atau erupsi gunung Agung tahun 2017. Jadi sekarang kami monitor situasi saja," sambungnya.

Seperti diketahui, ledakan yang diduga aksi bunuh diri terjadi di tiga gereja di Surabaya. Lokasinya di Jalan Ngagel Madya, Jalan Arjuna dan Jalan Diponegoro. Teror bom ini telah menewaskan 9 orang dan 40 orang luka-luka. Korban luka saat ini sedang dirawat di rumash sakit. Dua korban merupakan aparat Polrestabes Surabaya.

Jalan Diponegoro sendiri ditutup total oleh polisi untuk mengamankan gereja yang juga menjadi salah satu sasaran bom bunuh diri.Sebuah ambulans dari salah satu rumah sakit swasta disiagakan guna membantu proses evakuasi. Sejumlah perawat dan dokter juga tampak siaga di sekitar lokasi kejadian.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
11 menit yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
2 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
3 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
3 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
5 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
5 jam yang lalu
Infografis
10 Makanan Khas Lebaran...
10 Makanan Khas Lebaran di Indonesia selain Opor dan Ketupat
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved