Singapura Kandidat Terkuat Lokasi Pertemuan Trump-Kim Jong-un

Sabtu, 05 Mei 2018 - 09:34 WIB
Singapura Kandidat Terkuat...
Singapura Kandidat Terkuat Lokasi Pertemuan Trump-Kim Jong-un
A A A
SEOUL - Pertemuan bersejarah pertama antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un 'kemungkinan besar' diadakan di Singapura pada pertengahan Juni. Demikian laporan surat kabar terbesar di Korea Selatan (Korsel).

Mengutip sumber diplomatik di Washington, Chosun Ilbo melaporkan bahwa Singapura dianggap sebagai kandidat 'terkuat' untuk menjadi tuan rumah pertemuan. Meskipun begitu masih ada kemungkinan Trump, yang menyukai efek dramatis, akan memilih Panmunjom di Zona demiliterisasi pada menit-menit terakhir..

Dalam laporan halaman depannya, surat kabar berbahasa Korea itu juga mengatakan pertemuan tersebut kemungkinan besar akan diadakan pada minggu ketiga Juni (9-15). Ini berarti pertemuan dilakukan setelah Trump mengunjungi Kanada untuk KTT G-7 pada 8-9 Juni seperti dikutip dari Strait Times, Sabtu (5/5/2018).

Trump telah mengumumkan bahwa tanggal dan tempat telah ditetapkan untuk pertemuannya dengan Mr Kim.

"Kami akan segera mengumumkannya," katanya kepada wartawan ketika ia meninggalkan Gedung Putih untuk melakukan perjalanan ke Texas, tanpa merinci lebih lanjut.

Kedua pemimpin diperkirakan akan membahas denuklirisasi Korut selama pertemuan mereka. Pertemuan ini terjadi beberapa minggu setelah Jong-un mengunjungi desa gencatan senjata Panmunjom yang terletak di perbatasan Utara-Selatan untuk bertemu dengan Presiden Korsel, Moon Jae-in.

Spekulasi tentang tempat pertemuan Trump-Kim Jong-un telah berlangsung selama berminggu-minggu.

Kim Jong-un awalnya dilaporkan ingin bertemu di Pyongyang. Tetapi kemudian ia dibujuk ntuk melakukan perjalanan ke Mongolia. Mongolia adalah negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan AS dan Korut serta dapat diakses dengan kereta api sehingga Jong-un dapat melakukan perjalanan ke sana dengan kereta antipeluru.

Negara-negara Eropa macam Swedia dan Swiss juga menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah, tetapi dikesampingkan karena jarak dari Pyongyang.

Negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia dan Thailand juga telah menyatakan kesediaannya untuk menjadi tuan rumah.

Para pejabat AS dilaporkan lebih suka Singapura, yang terkenal dengan keamanannya.

Para pengamat mengatakan Singapura menonjol karena kenetralan, efisiensi, dan ketertiban umum tingkat tinggi, dan telah menjadi tuan rumah bagi pertemuan tingkat atas yang adil. Ini termasuk pertemuan puncak penting antara Presiden China Xi Jinping dan mantan pemimpin Taiwan Ma Ying-jeou pada tahun 2015.

"Netralitas Singapura menarik bagi keduanya (AS dan Korea Utara). Keamanan publik tidak perlu khawatir. Baik Pyongyang dan Washington memiliki kedutaan di sini. AS juga menguntungkan menuju lokasi dengan prestise dan glamour," ucap peneliti di East Asian Institute, National University of Singapore, Lim Tai Wei.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, bagaimanapun, mengatakan pada 28 April bahwa negara kota itu belum menerima undangan "formal" atau permintaan untuk menjadi tuan rumah pertemuan.
(ian)
Berita Terkait
Lewat Twitter, Trump...
Lewat Twitter, Trump Ngaku Senang Lihat Kim Jong Un Kembali dan Sehat
Kim Jong-un Kembali...
Kim Jong-un Kembali Tampil di Depan Publik, Trump Bungkam Seribu Bahasa
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Misteri Kesehatan Kim...
Misteri Kesehatan Kim Jong-un, Trump: Saya Tahu Keadaannya
Pompeo Tampik Kemungkinan...
Pompeo Tampik Kemungkinan Pertemuan Trump-Kim Jong-un
Trump Klaim Kim Jong-un...
Trump Klaim Kim Jong-un Perlihatkan Kepala Paman usai Mengeksekusinya
Berita Terkini
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
1 jam yang lalu
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
3 jam yang lalu
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
3 jam yang lalu
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
5 jam yang lalu
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
5 jam yang lalu
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
6 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved