Presiden Ceko Blakblakan Negaranya Memproduksi Racun Novichok

Jum'at, 04 Mei 2018 - 05:44 WIB
Presiden Ceko Blakblakan...
Presiden Ceko Blakblakan Negaranya Memproduksi Racun Novichok
A A A
PRAHA - Presiden Republik Ceko Milos Zeman blakblakan bahwa negaranya memproduksi dan menguji racun saraf Novichok. Racun ini merupakan racun saraf yang sama digunakan terhadap mantan agen ganda Rusia, Sergei Skripal, di Inggris.

Pengakuan Zeman muncul setelah penyelidikan yang dilakukan oleh dinas keamanan dan intelijen militer menghasilkan laporan yang saling bertentangan. Penyelidikan itu dilakukan setelah Rusia mencurigai Ceko sebagai penghasil racun Novichok.

"Kita harus menyimpulkan bahwa negara kita memproduksi dan menguji Novichok, meskipun (diproduksi) hanya dalam jumlah kecil dan kemudian dihancurkan," kata Zeman kepada Barrandov TV Channel.

"Akan menjadi munafik untuk berpura-pura tidak begitu," katanya."Tidak perlu berbohong," katanya lagi, yang dilansir Jumat (4/5/2018).

Presiden Zeman mengatakan bahwa dia mendasarkan kesimpulannya itu pada laporan yang diberikan oleh intelijen militer Ceko. Laporan itu menunjukkan bahwa agen saraf yang dikenal sebagai A230, yang diproduksi oleh Lembaga Penelitian Militer Ceko di kota Brno, sebenarnya adalah Novichok.

Laporan lain, yang disediakan oleh Dinas Keamanan Ceko (BIS) mengatakan bahwa agen saraf yang diproduksi dan diuji di Brno bukanlah Novichok, namun ada beberapa substansi lainnya.

Setelah mempelajari kedua laporan itu, Zeman memutuskan untuk setuju dengan laporan intelijen militer.

Pada bulan Maret, Zeman memerintahkan penyelidikan apakah Novichok memang diproduksi di Republik Ceko atau tidak. Pada akhir April, layanan keamanan Ceko menyiapkan laporan mereka tentang masalah ini.

Sebelumnya, pemerintah Ceko, termasuk Perdana Menteri Andrej Babis serta menteri luar negeri dan menteri pertahanan, membantah keras dugaan bahwa Ceko memproduksi racun saraf mematikan itu.

"Orang-orang Rusia melintasi semua perbatasan ketika mereka mengatakan agen Novichok bisa berasal dari Republik Ceko. Itu bohong," kata Babis kepada media Ceko beberapa waktu lalu.

Nama racun Novichok tiba-tiba terkenal setelah disimpulkan pemerintah Inggris sebagai racun yang menyerang mantan agen ganda Rusia, Sergei Skripal, dan putrinya, Yulia Skripal, di Salisbury, Inggris, pada awal Maret lalu. London menuduh Moskow sebagai dalang serangan racun yang akhirnya memicu perseteruan diplomatik termasuk aksi saling usir diplomat.

Ceko semula dicurigai para diplomat Rusia sebagai salah satu negara yang diduga menjadi sumber racun saraf penyerang Skripal. Selain Ceko, negara lain yang dicurigai adalah Slovakia, Swedia dan Inggris sendiri.

Sebelumnya, Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) mengatakan negara-negara yang jadi anggota OPCW tidak memiliki agen saraf Novichok.

Kecurigaan Moskow kala itu itu membuat Kementerian Luar Negeri Ceko memanggil duta besar Rusia.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov sekali lagi menegaskan bahwa Moskow siap untuk bekerja sama dengan Inggris dalam kasus Skripal. "Kami siap untuk kerja sama praktis dengan pihak Inggris," katanya kepada majalah Italia, Panorama, pada hari Kamis.

Dia menyerukan London untuk jujur dan bekerjasama dengan Rusia dalam penyelidikan insiden tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Sebar Hoaks Serangan...
Sebar Hoaks Serangan Racun, Ceko Usir Dua Diplomat Rusia
Ceko Usir Dua Diplomat...
Ceko Usir Dua Diplomat Rusia, Moskow Murka
Bungkam Republik Ceko,...
Bungkam Republik Ceko, Inggris Juara Grup D
Ceko Ancam Usir Lebih...
Ceko Ancam Usir Lebih Banyak Diplomat Rusia
Preview Republik Ceko...
Preview Republik Ceko vs Inggris: Hindari Main Mata
Lima Fakta Menarik Kemenangan...
Lima Fakta Menarik Kemenangan Inggris atas Republik Ceko
Berita Terkini
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
30 menit yang lalu
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
1 jam yang lalu
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
2 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
3 jam yang lalu
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
4 jam yang lalu
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
4 jam yang lalu
Infografis
8 Dubes Baru Dilantik...
8 Dubes Baru Dilantik Presiden Prabowo Subianto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved