Raja Swaziland Ganti Nama Negara Jadi eSwatini

Senin, 23 April 2018 - 14:47 WIB
Raja Swaziland Ganti...
Raja Swaziland Ganti Nama Negara Jadi eSwatini
A A A
HANYA ada sedikit orang di dunia ini yang dapat mengubah nama suatu negara. Salah satunya adalah Raja Raja Swaziland Mswati III. Dia secara resmi mengganti nama negaranya menjadi Kerajaan eSwatini. Dia mengumumkan perubahan nama negara menjadi eSwatini saat peringatan 50 tahun kemerdekaan Swazi dan 50 tahun hari ulang tahunnya pekan ini.

eSwatini dalam bahasa lokal Swati berarti “tanah orang Swazi”. Raja itu sudah pernah menyebut nama Kerajaan eSwatini beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir. Dia pernah menyebut nama itu saat pidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2017 dan di konferensi Uni Afrika serta forum internasional lainnya.

Saat berpidato di stadium di kota terbesar kedua, Manzini, 40 km timur ibu kota Mbabane, raja menjelaskan, Swaziland merupakan nama yang dimiliki sebelum dijajah Inggris. Negara miskin di bagian selatan benua Afrika itu merupakan anggota Persemakmuran dan mendapat kemerdekaan dari Inggris pada 1968.

“Saya ingin mengumumkan bahwa mulai hari ini, negara kita akan dikenal sebagai Kerajaan eSwatini,” papar sang raja, dikutip kantor berita Reuters pada Kamis (19/4).

Dia menjelaskan, nama Swaziland sering membuat bingung. “Saat kita pergi ke luar negeri, orang menduga kita sebagai Switzerland (Swiss),” kata raja.

Raja yang mengenakan seragam militer warna merah dan hitam itu naik di atas mobil terbuka untuk masuk ke stadium. Dia ingin negaranya memiliki nama yang dapat menunjukkan rakyatnya. Negara itu memiliki masalah kemiskinan serta memiliki tingkat pengidap HIV/AIDS tertinggi di dunia. Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menghadiri acara perubahan nama negara itu saat mengunjungi Swaziland. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Indonesia Dorong Aksi...
Indonesia Dorong Aksi Nyata Pemberdayaan Perempuan di G20 Afrika Selatan
4 Alasan Afrika Selatan...
4 Alasan Afrika Selatan Selalu Jadi Pusat Pergeseran Tatanan kekuatan Global pada 2025
Gedung Parlemen Afrika...
Gedung Parlemen Afrika Selatan di Cape Town Terbakar
Presiden Afsel Berupaya...
Presiden Afsel Berupaya Pertahankan Kekuasaan di Tengah Skandal Korupsi
25.000 Tentara Dikerahkan...
25.000 Tentara Dikerahkan untuk Redam Kerusuhan di Afrika Selatan
Kerusuhan Afrika Selatan...
Kerusuhan Afrika Selatan Menggila, 212 Orang Tewas Secara Brutal
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
9 menit yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
1 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
2 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
3 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
4 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved