Permudah WNI Saat di Luar Negeri, Kemlu Bakal Rilis Safe Travel

Kamis, 05 April 2018 - 17:31 WIB
Permudah WNI Saat di...
Permudah WNI Saat di Luar Negeri, Kemlu Bakal Rilis Safe Travel
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia akan merilis aplikasi Safe Travel. Aplikasi ini dimaksudkan untuk mempermudah warga negara Indonesia (WNI) yang bepergian ke luar negeri.

Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal menyatakan, aplikasi ini sudah dirilis dalam format beta sejak tahun lalu dan akan diluncurkan secara penuh pada pekan depan.

Iqbal lantas mengungkapkan alasan kenapa Kementerian Luar Negeri membuat aplikasi ini. Pria asal Lombok itu menuturkan gempa di Nepal pada 2015 lalu adalah pendorong diciptakanya aplikasi ini.

Dikatakan oleh Iqbal banyak sekali keuntungan jika WNI menggunakan aplikasi ini, salah satunya adalah mempermudah WNI untuk lapor diri ke kantor perwakilan Indonesia di negara tujuan mereka.

"Lewat aplikasi ini, selain bisa lapor diri secara online, mereka yang men-download saat melakukan perjalanan ke suatu negara dan ada informasi darurat, bisa dapat update secara langsung," terang Iqbal, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Selain lapor diri, para WNI yang menggunakan aplikasi ini juga bisa mendapatkan informasi mengenai tempat ibadah, tempat makan, dan juga alamat kantor perwakilan Indonesia.

"Ada juga fitur panic button. Jadi, jika ada suatu keadaan darurat WNI bisa langsung melapor sehingga KBRI dan KJRI bisa mendeteksi kapan dan di mana kejadian itu berada," tuturnya.

"Aplikasi ini juga fun, karena pengguna bisa sign in dengan media sosial. Ada juga fitur badge dan poin. Jadi, kalau WNI banyak beraktivitas di luar negeri, semakin banyak poin yang bisa dikumpulkan," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Potret 26 WNI Tiba di...
Potret 26 WNI Tiba di Indonesia Usai Dievakuasi dari Afghanistan
Perlindungan WNI dan...
Perlindungan WNI dan Arsitektur Diplomasi Indonesia
Destructive Fishing...
Destructive Fishing Watch: Jam Kerja ABK Panjang dan Kerap Tidak Dibayar
Cegah Eksploitasi, Pemerintah...
Cegah Eksploitasi, Pemerintah Harus Benahi Aturan Pengiriman ABK ke Luar Negeri
155.000 WNI Kembali...
155.000 WNI Kembali ke Indonesia, 3.822 Terkonfirmasi Positif Corona
Kemlu: Tiga WNI yang...
Kemlu: Tiga WNI yang Diculik di Gabon Telah Bebas
Berita Terkini
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
1 jam yang lalu
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
1 jam yang lalu
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
1 jam yang lalu
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
2 jam yang lalu
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
3 jam yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
4 jam yang lalu
Infografis
Turki Bantu Ekspor 15.000...
Turki Bantu Ekspor 15.000 Ton Telur saat Flu Burung Merebak di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved