Trio Turki, Iran, Rusia Siap Jaga Stabilitas di Suriah

Kamis, 05 April 2018 - 13:45 WIB
Trio Turki, Iran, Rusia...
Trio Turki, Iran, Rusia Siap Jaga Stabilitas di Suriah
A A A
ANKARA - Turki, Iran dan Rusia berjanji untuk mempercepat upaya untuk membawa stabilitas ke Suriah. Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen bersama mereka terhadap Suriah sehari setelah Presiden Donald Trump menaikkan prospek penarikan pasukan Amerika Serikat (AS).

Pernyataan oleh tiga negara dikeluarkan setelah pertemuan puncak di Ibu Kota Turki Ankara. Ketiganya mengatakan mereka bertekad untuk mempercepat upaya untuk memastikan ketenangan di tanah Suriah.

Sementara keputusan mereka untuk bekerja sama berbuat banyak untuk mengurangi kekerasan di Suriah, sebagian karena intervensi militer mereka sendiri di pihak yang berseberangan, hal itu menggarisbawahi peran utama mereka seperti pertanyaan yang tumbuh di atas komitmen Washington.

Seorang pejabat senior AS mengatakan bahwa Trump menginginkan pasukan AS keluar dari Suriah dalam waktu dekat.

"Kami tidak akan segera menarik tetapi presiden juga tidak bersedia mendukung komitmen jangka panjang," kata pejabat itu seperti dikutip dari Reuters, Kamis (5/4/2018).

Sekitar 2.000 pasukan AS dikerahkan ke Suriah utara pada misi untuk memerangi sisa-sisa kekuatan ISIS yang pernah menguasai daerah itu.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan perkembangan di Suriah, di mana tentara Suriah dan sekutunya telah mendorong kembali pemberontak dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan bahwa AS telah gagal menggulingkan pemerintah Suriah Presiden Bashar al-Assad.

"Mereka ingin mengobarkan rasa tidak aman untuk mempertahankan kepentingan mereka sendiri tetapi mereka tidak berhasil," katanya pada konferensi pers setelah pembicaraan dengan Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Ia menambahkan, bagaimanapun, bahwa ia percaya pasukan AS akan tinggal di Suriah.

Iran dan Rusia sama-sama mendukung presiden Suriah, sementara Turki mendukung pejuang anti-Assad. Perbedaan-perbedaan itu terus berlanjut di tanah meskipun kerja sama politik mereka bertujuan untuk meruntuhkan sebagian dari kekerasan.

Turki telah melancarkan kampanye militer untuk mengusir para pejuang YPG Kurdi dari distrik Afrin Suriah barat laut, sementara kekuatan udara Rusia dan milisi yang didukung Iran telah mendukung serangan tentara Suriah di wilayah Idlib dan Ghouta.

Televisi pemerintah Iran mengutip Rouhani yang mengatakan kepada Erdogan dan Putin bahwa Afrin harus diserahkan kepada tentara Suriah.

"Perkembangan di Afrin hanya dapat berguna jika mereka tidak melanggar integritas teritorial Suriah, dan kontrol atas daerah-daerah ini harus diserahkan kepada tentara Suriah," kata Rouhani.
(ian)
Berita Terkait
Rusia, Iran, Suriah,...
Rusia, Iran, Suriah, dan Turki Bertemu di Moskow, Pukulan Baru bagi AS?
Erdogan: Turki Akan...
Erdogan: Turki Akan Tetap di Suriah Hingga Rakyat Suriah Bebas
Perkuat Pengaruh, Iran...
Perkuat Pengaruh, Iran Siap Bantu Rekonstruksi Suriah
Singkirkan Presiden...
Singkirkan Presiden Assad, Rusia-Turki-Iran akan Bentuk Pemerintahan Transisi
AS Dukung Operasi Militer...
AS Dukung Operasi Militer Turki di Suriah Meski Persulit Kurdi
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Berita Terkini
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
3 menit yang lalu
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
1 jam yang lalu
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
2 jam yang lalu
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
2 jam yang lalu
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
3 jam yang lalu
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
3 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved