PLO Kecam AS Blokir Penyelidikan Independen Kekerasan di Gaza

Senin, 02 April 2018 - 06:34 WIB
PLO Kecam AS Blokir...
PLO Kecam AS Blokir Penyelidikan Independen Kekerasan di Gaza
A A A
RAMALLAH - Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), mengecam Amerika Serikat (AS) karena memblokir pernyataan akhir Dewan Keamanan PBB (DK PBB) atas peristiwa demonstrasi Hari Tanah Gaza.

"Pemerintah AS terlibat dalam kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina," cetus Saeb Erekat seperti dikutip dari Xinhua, Senin (2/4/2018).

Pernyataan Erekat datang dilatarbelakangi posisi perwakilan AS yang menghalangi DK PBB mengadopsi draf resolusi yang mengutuk pembunuhan Israel terhadap 17 orang Palestina selama demonstrasi pada Jumat lalu di Gaza.

Ia pun menggambarkan AS sebagai pembela kejahatan perang Israel, dan menambahkan bahwa posisi semacam itu menunjukkan bias buta Washington dan aliansi strategis dengan Israel.

Erekat pun mendesak negara-negara Arab untuk mempertimbangkan kembali hubungan mereka dengan pemerintahan AS saat ini karena mendorong wilayah dan masyarakatnya menuju kekerasan, pertumpahan darah dan kekacauan.

DK PBB mengadakan sesi darurat pada Sabtu terkait peristiwa Gaza atas permintaan Kuwait, tetapi gagal mencapai kesepakatan mengenai pernyataan akhir atas peristiwa yang menewaskan 17 orang dan lebih dari 1.200 orang terluka.

Salah satu poin yang ditolak oleh AS adalah penyelidikan independen dan transparan ke dalam peristiwa demonstrasi Gaza dan pembunuhan 17 orang Palestina.

Baca juga:
AS Blokir Penyelidikian Independen Kekerasan di Gaza


Erekat menegaskan bahwa Palestina akan terus bekerja di semua tingkat internasional untuk memberi rakyat Palestina perlindungan internasional berdasarkan hukum internasional dan legitimasi internasional.

Unjuk rasa Jumat adalah awal dari protes selama enam minggu yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 15 Mei. Pada tanggal itu, Israel merayakan pembentukannya dan Palestina menandai pemindahan paksa dua pertiga dari rakyat Palestina dan pembersihan etnis terhadap 418 warga Palestina di desa-desa.

Para demonstran menuntut agar para pengungsi Palestina diizinkan untuk kembali ke kota-kota dan desa-desa di mana keluarga mereka melarikan diri atau diusir paksa ketika Negara Israel diciptakan pada tahun 1948.

Para penyelenggara demonstrasi memilih untuk memulai kegiatan mereka pada Hari Tanah, hari di mana orang Palestina memperingati peristiwa 30 Maret 1976. Kala itu tentara Israel membunuh enam orang Palestina yang tidak bersenjata selama demonstrasi sebagai protes atas keputusan Israel untuk menyita ribuan hektar tanah di Galilea dan daerah Negev.

Sejak itu, warga Palestina telah menetapkan hari ini untuk menandai pengorbanan kehidupan rakyat Palestina dalam mempertahankan tanah mereka, melalui penanaman pohon dan berbagai kegiatan yang menyoroti rasa hormat mereka terhadap tanah mereka.
(ian)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Sidang PBB Bahas Konflik...
Sidang PBB Bahas Konflik Palestina
Pakar HAM PBB Kecam...
Pakar HAM PBB Kecam Rencana Aneksasi Israel dan Dukungan AS
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
AS Edarkan Rancangan...
AS Edarkan Rancangan Resolusi PBB Hak Israel Membela Diri
Gunakan Hak Veto, AS...
Gunakan Hak Veto, AS Gagalkan Palestina Jadi Anggota PBB
Berita Terkini
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
13 menit yang lalu
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
1 jam yang lalu
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
2 jam yang lalu
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
3 jam yang lalu
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
3 jam yang lalu
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
4 jam yang lalu
Infografis
Timnas Indonesia vs...
Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026, Target Garuda Start Sempurna
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved