Pakistan Desak Taliban Terima Tawaran Damai Presiden Afghanistan

Jum'at, 30 Maret 2018 - 02:31 WIB
Pakistan Desak Taliban...
Pakistan Desak Taliban Terima Tawaran Damai Presiden Afghanistan
A A A
ISLAMABAD - Pakistan kembali menyuarakan dukungannya terhadap upaya perdamaian yang digagas oleh Presiden Afghanistan Ashraf Ghani. Islamabad bahkan mendesak gerilyawan Taliban untuk bergabung dalam proses rekonsiliasi.

Ghani mengungkapkan tawaran perdamaiannya kepada Taliban bulan lalu yang termasuk mengakui kelompok itu sebagai partai politik, memungkinkannya membuka kantor di Kabul, mengeluarkan paspor kepada anggotanya dan mencabut nama-nama komandan seniornya dari daftar hitam teroris PBB.

"Pakistan telah mendesak Taliban melalui pernyataan-pernyataan publik, serta pesan pribadi untuk bergabung dengan proses perdamaian. Ini, kami rasa, adalah tanggung jawab bersama. Pakistan tidak boleh dikecualikan dalam hal ini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan Mohammad Faisal seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (30/3/2018).

Juru bicara itu mengatakan bahwa Pakistan telah menegaskan kembali bahwa hanya melalui rekonsiliasi politik, di mana semua faksi yang bertikai memulai dialog yang bermakna dan berorientasi hasil dengan pemerintah Afghanistan, perdamaian abadi dapat dicapai di Afghanistan.

Ia mengatakan Pakistan menyambut visi Ghani untuk perdamaian dan mendukung tawaran pembicaraan damai dengan Taliban.
(ian)
Berita Terkait
Pakistan: Tolong Jangan...
Pakistan: Tolong Jangan Tinggalkan Afghanistan
Perang Afghanistan dan...
Perang Afghanistan dan Pakistan Berakhir dengan Gencatan Senjata
Pakar Militer Sebut...
Pakar Militer Sebut Konflik Pakistan dan Afghan Tidak Akan Berlangsung Lama, Ini Analisisnya
Perang Makin Memanas,...
Perang Makin Memanas, Taliban Klaim Bunuh 58 Tentara Pakistan
Apa Itu Durand Line?...
Apa Itu Durand Line? Perbatasan antara Afghanistan dan Pakistan yang Jadi Pemicu Perang
4 Fakta Perang Taliban...
4 Fakta Perang Taliban dan Pakistan, Salah Satunya Serangan Udara Dilakukan Islamabad
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
8 menit yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
36 menit yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
1 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
1 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
2 jam yang lalu
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
2 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved