Legislator Rusia: Inggris yang Meningkatkan Ketegangan, Bukan Kami

Minggu, 18 Maret 2018 - 02:27 WIB
Legislator Rusia: Inggris...
Legislator Rusia: Inggris yang Meningkatkan Ketegangan, Bukan Kami
A A A
MOSKOW - Seorang anggota parlemen Rusia menyalahkan Inggris atas meningkatnya ketegangan antara London dan Moskow. Hubungan Inggris dan Rusia berada di titik nadir setelah seorang mantan agen ganda Rusia dan putrinya diracun dengan zat saraf.

"Ini bukan pilihan kami pastinya. Kami tidak menimbulkan ketegangan dalam hubunga kami, itu keputusan pihak Inggris tanpa bukti," kata Konstantin Kosachev, seperti dikutip dari Associated Press, Minggu (18/3/2018).

Pernyataan itu dilontarkan Kosachev beberapa jam setelah Rusia mengusir 23 diplomat Inggris sebagai aksi balasan atas tindakan serupa yang dilakukan London. Tidak hanya itu, Rusia juga menutup British Council.

Baca juga:
Rusia Usir 23 Diplomat Inggris dan Tutup British Council
https://international.sindonews.com/read/1290469/41/rusia-usir-23-diplomat-inggris-dan-tutup-british-council-1521280063

Kosachev adalah kepala komite urusan luar negeri di majelis tinggi parlemen Rusia.

Inggris menyalahkan Rusia atas serangan zat saraf pada Sergei Skripal dan putrinya, yang ditemukan tidak sadar di kota Salisbury di Inggris pada 4 Maret dan tetap dalam kondisi kritis.

Inggris pekan ini memerintahkan 23 diplomat Rusia untuk pergi namun Rusia mengklaim Inggris tidak mempresentasikan bukti untuk mendukung tuduhan tersebut.

"Saya percaya cepat atau lambat kita akan belajar kebenaran dan kebenaran ini pasti sangat tidak menyenangkan bagi Perdana Menteri Inggris Raya dan yang lainnya yang dia katakan telah benar-benar membabi buta mendukung teori keterlibatan Rusia ini," tukas Kosachev.
(ian)
Berita Terkait
Bos mata-mata Inggris:...
Bos mata-mata Inggris: Tentara Rusia menolak melaksanakan perintah di Ukraina
Warga Inggris Rela Bergabung...
Warga Inggris Rela Bergabung dengan Ukraina untuk Perang Lawan Invasi Rusia
Rusia Blokir 25 Juta...
Rusia Blokir 25 Juta Ton Jagung, Dubes Inggris Harap Misi Perdamaian Jokowi Sukses
Miris, Pemerintah Inggris...
Miris, Pemerintah Inggris Bikin Chelsea Makin Teriris
Pasukan Inggris Akan...
Pasukan Inggris Akan Tinggalkan Ukraina
Rusia Sanksi 25 Warga...
Rusia Sanksi 25 Warga Inggris
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
1 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
1 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
2 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
3 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
4 jam yang lalu
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
6 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved