Produksi Plutonium Kelas Senjata, Korut Uji Coba Reaktor Nuklir

Sabtu, 17 Maret 2018 - 02:29 WIB
Produksi Plutonium Kelas...
Produksi Plutonium Kelas Senjata, Korut Uji Coba Reaktor Nuklir
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) mulai menguji reaktor nuklir yang bisa digunakan untuk memproduksi plutonium tingkat senjata. Demikian laporan para analis intelijen.

Negara ini telah mengembangkan sebuah reaktor air ringan eksperimental di Pusat Riset Energi Atom Yongbyon selama beberapa tahun. Namun aktivitas tersebut dilaporkan meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Para ahli mengatakan citra satelit baru-baru ini menunjukkan bahwa reaktor tersebut telah selesai secara struktural dan ada bukti pengujian telah dimulai. Menurut sebuah laporan oleh analis intelijen Jane's Intelligence Review, citra tersebut menunjukkan emisi pada gas yang tidak dapat dikondensasi dari tumpukan di reaktor.

Meski reaktor tersebut bisa digunakan untuk memproduksi plutonium kelas senjata, Korut diyakini sudah memiliki cukup bahan fisil untuk beberapa bom nuklir.

Pembangunan reaktor air ringan eksperimental selesai pada 2013 dan dioptimalkan untuk produksi listrik sipil, namun tidak beroperasi.

Joshua Pollack, peneliti senior di Middlebury Institute of International Studies di Monterey, mengatakan bahwa reaktor tersebut kemungkinan akan terlalu kecil untuk menyediakan banyak listrik.

Ia mengatakan bahwa ini adalah bagian dari upaya untuk mengembangkan reaktor air ringan setelah kesepakatan untuk menyediakan reaktor tenaga nuklir oleh sebuah konsorsium internasional, termasuk Amerika Serikat (AS), mengalami kerusakan pada tahun 1990.

"Ini cara mereka untuk mengatakan, 'lihat, karena Anda tidak akan memberi kami apa yang Anda janjikan, kami akan melakukannya sendiri'. Mereka belum membuat kesepakatan akhir-akhir ini dengan AS sehingga pekerjaan terus berlanjut," kata Pollack seperti dikutip dari Sky News, Sabtu (17/3/2018).

Laporan ini muncul saat Korea Selatan (Korsel) mengangkat pejabat untuk mempersiapkan pertemuan antara Presiden Moon Jae-in dan pemimpin Korut Kim Jong-un pada bulan April mendatang.

Presiden AS Donald Trump juga menerima undangan dari Jong-un setelah seorang utusan Korsel mengatakan kepadanya bahwa pemimpin Korut itu siap untuk membahas denuklirisasi.

Gedung Putih mengatakan bahwa pertemuan itu akan berlangsung pada bulan Mei, walaupun tempat dan tanggal pertemuan belum diputuskan.

Menteri Luar Negeri Korut, Ri Yong-ho melakukan perjalanan ke Swedia pada hari Jumat. Ini menyebabkan spekulasi bahwa pertemuan Trump-Jong-un akan berlangsung di negara tersebut, atau bahwa Swedia membantu untuk mengadakan pertemuan puncak di tempat lain.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Penampakan Kapal Selam...
Penampakan Kapal Selam Bersenjata Nuklir Korea Utara Kim Kuk Ok
PBB: Korea Utara Abaikan...
PBB: Korea Utara Abaikan Sanksi Nuklir
Korea Utara Sebut Presiden...
Korea Utara Sebut Presiden Korea Selatan Picu Perang Nuklir
Korea Selatan: Serangan...
Korea Selatan: Serangan Nuklir Jadi Akhir Rezim Korea Utara
Korea Utara Akan Meluncurkan...
Korea Utara Akan Meluncurkan Satelit Baru dan Drone pada 2024
Berita Terkini
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
53 menit yang lalu
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
1 jam yang lalu
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
2 jam yang lalu
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
3 jam yang lalu
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
4 jam yang lalu
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
5 jam yang lalu
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved