Sebut AS Ancaman, Jet Tempur J-20 Gabung Pasukan Tempur China

Selasa, 27 Februari 2018 - 08:59 WIB
Sebut AS Ancaman, Jet...
Sebut AS Ancaman, Jet Tempur J-20 Gabung Pasukan Tempur China
A A A
BEIJING - Angkatan Udara China mengerahkan pesawat jet tempur siluman generasi kelima J-20 untuk bergabung dalam pasukan tempur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Alasannya, ada empat negara, termasuk Amerika Serikat (AS) yang jadi ancaman utama bagi China.

Situs berita resmi PLA, China Military Online, mengutip seorang ahli militer menyatakan pada hari Senin bahwa J-20 telah dioperasionalkan karena ancaman yang ditimbulkan oleh AS, Jepang, Korea Selatan dan India.

India dianggap sebagai ancaman karena menyiagakan pesawat tempur Sukhoi-30MKI di Assam, dekat perbatasan China-India yang disengketakan.

China Military Online dalam laporannya mengklaim diberi wewenang oleh Komisi Militer Pusat Republik Rakyat China (RRC) dan disponsori oleh PLA Daily.

Wang Mingzhi, profesor di Akademi Komando Angkatan Udara PLA mengatakan, AS sering mengirim pesawat jet tempur silumannya ke dekat wilayah China. Hal itu menjadi ancaman langsung bagi Beijing.

Sedangkan Jepang, Korea Selatan dan India, juga mengimpor dan mengembangkan jet siluman semacam itu.

”J-20 telah mengubah situasi di mana jet tempur non-stealth harus melakukannya untuk menghadapi jet tempur siluman,” kata Wang, yang dilansir Selasa (27/2/2018). Dia menambahkan, langkah operasional J-20 sekaligus untuk mendukung keamanan udara China.

J-20, yang merupakan pesawat tempur siluman pertama China, melakukan penerbangan perdananya pada tahun 2011. Pesawat ini pertama kali diluncurkan di China's Zhuhai Air Show pada tahun 2016 dan mulai melakukan pengiriman ke Angkatan Udara PLA pada bulan Maret 2017.

Dengan asumsi tidak memiliki banyak kekurangan, jet tempur J-20 oleh China dianggap rival yang layak untuk pesawat jet tempur F-35 Lightning II AS.

Angkatan Udara PLA dalam pernyataan resmi di akun Weibo beberapa hari lalu mengonfirmasi bahwa jet tempur J-20 telah dikerahkan dengan unit tempur.

China saat ini juga sedang mengembangkan tempur siluman kedua, FC-31, yang akan dioperasikan dari kapal induk Angkatan Laut PLA. Beijing berharap FC-31 bisa menyasar pasar internasional.

J-20 adalah pesawat tempur bermesin ganda yang memiliki jangkauan sangat panjang dan bisa terbang lebih cepat dari 2.000 kilometer per jam.
(mas)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Jepang Segera Beli 400...
Jepang Segera Beli 400 Rudal Jelajah Tomahawk dari Amerika Serikat
Lawan Ancaman China-Korut,...
Lawan Ancaman China-Korut, AS, Korsel dan Jepang Sepakati Pakta Keamanan Baru
China Peringatkan Jepang...
China Peringatkan Jepang dan Korsel: Jangan Mencoba Menjadi Seperti Orang Barat
Negara-negara yang Bersengketa...
Negara-negara yang Bersengketa Wilayah dengan China
China Kecam KTT Quad
China Kecam KTT Quad
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
29 menit yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
1 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
2 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
3 jam yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
4 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
12 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved