Aksi Demo Sambut Jenderal Korut Dalang Penenggelaman Kapal Korsel

Minggu, 25 Februari 2018 - 11:43 WIB
Aksi Demo Sambut Jenderal...
Aksi Demo Sambut Jenderal Korut Dalang Penenggelaman Kapal Korsel
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) mengutus Kim Yong-chol untuk memimpin delegasi guna menghadiri upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin. Kedatangannya pun disambut oleh aksi protes anggota parlemen dan sejumlah warga Korea Selatan (Korsel).

Kim Yong-chol adalah sosok yang disalahkan atas tenggelamnya kapal angkatan laut Korsel dan menewaskan 46 pelaut pada tahun 2010 lalu. Ia adalah Wakil Ketua Komite Pusat Partai Pekerja yang berkuasa di Korut. Ia juga termasuk pejabat yang bertanggung jawab atas program nuklir Korut dan diplomat yang menangani masalah Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari The Guardian, Minggu (25/2/2018), delegasi Korut melintasi perbatasan dengan berjalan kaki dan disambut oleh sekumpulan media Korsel sebelum di bawa dengan mobil polisi hitam yang telah menunggu.

Beberapa politisi terkemuka telah berbicara menentang keputusan presiden Korsel Moon Jae-in untuk mengizinkan Kim untuk memimpin delegasi delapan orang tersebut. Kim telah masuk daftar hitam oleh Washington dan Seoul.

Puluhan pemrotes juga melakukan perjalanan untuk mengutuk Kim pada saat kedatangannya, beberapa pemrotes membawa poster yang menganggapnya sebagai penjahat perang.

Enam anggota parlemen oposisi berkemah semalaman di sebuah jalan dekat tempat Kim melintasi perbatasan. Mereka mengatakan Moon harus membatalkan kunjungan tersebut, dan media setempat melaporkan bahwa beberapa demonstran mungkin akan berusaha menghalangi jalannya menuju perbatasan.

Perjalanannya bertepatan dengan kunjungan Ivanka Trump, yang memicu spekulasi bahwa para pejabat dari kedua belah pihak bisa bertemu saat berada di Korsel. Pertemuan sebelumnya dengan wakil presiden AS, Mike Pence, dibatalkan pada menit terakhir setelah dia mengkritik catatan hak asasi manusia Korut yang suram.

Baca juga:
Ivanka Tiba di Seoul, Korsel: Tidak Ada Pertemuan dengan Korut


Olimpiade Musim Dingin telah menghasilkan penyesuaian dramatis antara dua negara tetangga yang tetap dalam situasi perang itu. Kedua belah pihak telah memulai diskusi untuk Korut berpartisipasi dalam Paralympic Games bulan depan, yang kemungkinan akan menyebabkan ketenangan di Semenanjung Korea sampai akhir Maret.

Sehari sebelum pejabat Korut tiba di Korsel, Pyongyang mengatakan bahwa persenjataan nuklirnya hanya ditujukan ke AS dan menolak pembicaraan apapun yang berusaha untuk menyatukan kembali semenanjung Korea dengan paksa, menurut kantor berita negara tersebut.

Sementara Washington mengumumkan sebuah babak baru sanksi yang menargetkan lebih dari 50 kapal dan perusahaan dagang. Presiden AS, Donald Trump, juga memperingatkan akan ada "tahap kedua" jika langkah tersebut tidak mebuahkan hasil.

Baca juga:
Trump: Jika Sanksi pada Korut Tak Mempan, Melangkah ke Tahap 2
(ian)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Berita Terkini
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
42 menit yang lalu
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
1 jam yang lalu
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
2 jam yang lalu
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
2 jam yang lalu
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
4 jam yang lalu
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
4 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved