Begini Cara Norwegia Sukses Daur Ulang Botol Plastik

Minggu, 11 Februari 2018 - 10:00 WIB
Begini Cara Norwegia...
Begini Cara Norwegia Sukses Daur Ulang Botol Plastik
A A A
SISTEM berbasis deposit untuk daur ulang botol plastik di Norwegia dapat diterapkan di negara-negara lain. Inggris menjadi salah satu negara yang berminat menerapkan pola serupa.

Para penasihat pemerintah menjelaskan, sistem itu dapat mengurangi sampah plastik dalam jumlah besar di lingkungan dan laut. Delegasi kementerian Inggris telah ke Norwegia untuk melihat apakah sistem yang diterapkan dalam skala industri itu dapat ditiru. Dengan sistem yang dimiliki, Norwegia mampu mendaur ulang sampah botol plastik hingga 97%.

Adapun di Inggris, data menunjukkan hanya sekitar setengah dari seluruh sampah botol plastik yang didaur ulang. Norwegia mengklaim memiliki cara paling murah mengatasi sampah plastik. Pemerintah Norwegia memutuskan metode terbaik adalah memberi pajak pada setiap botol yang tidak didaur ulang dan memberi rincian operasional sistem itu pada bisnis.

Sistem itu bekerja seperti ini: konsumen membayar deposit untuk setiap botol, setara 10 pence hingga 25 pence tergantung ukuran botol. Konsumen mengembalikan botol kosong dan mengirimkannya ke mesin yang membaca barkode pada botol dan mesin mengeluarkan kupon untuk deposit. Jika ada konsumen ceroboh yang menyisakan cairan dalam botol, mesin akan tetap menerimanya, tapi menyerahkan deposit pada penjaga toko yang akan mengosongkan isi botol tersebut.

Sistem serupa beroperasi di negara Nordik lainnya, Jerman dan beberapa negara bagian di Amerika Serikat (AS) serta Kanada. Manajer operasional di Norwegia menjelaskan, sistem ini dapat dengan mudah diterapkan di Inggris. Di Norwegia, mesin pengembalian deposit menerima hanya dua jenis botol plastik dengan label-label telah disetujui dan bahkan jenis lem yang disetujui untuk menempel label pada botol tersebut. Hal ini memungkinkan label untuk dilepas dan memudahkan proses daur ulang.

Di Inggris, pengumpulan botol plastik pinggir jalan dikotori oleh sampah lain yang dibuang di kontainer daur ulang. "Ada sistem daur ulang lainnya, tapi kami yakin, milik kami yang paling hemat biaya. Saya pikir ini dapat diterapkan di Inggris dan negara lain," kata Chief Executive Officer (CEO) Infinitum Kjell Olav Maldum yang mengelola sistem daur ulang botol di Norwegia kepada BBC News.

Dia menambahkan, "Prinsip kami ialah jika perusahaan minuman dapat mengirim botol-botol ke toko-toko untuk menjual produk mereka, mereka juga dapat mengumpulkan botol-botol yang sama tersebut." Skotlandia telah berkomitmen pada sistem pengembalian deposit itu.

Meski demikian, politisi di Westminster mengkhawatirkan lobi oleh manufaktur minuman dan keraguan toko-toko kecil terkait kendala administratif. Di Norwegia, para penjaga toko kecil mengaku diuntungkan dengan sistem pengembalian deposit tersebut. Mereka mendapat tambahan uang untuk setiap botol dan diuntungkan dari bertambahnya orang yang mengembalikan botolnya.

"Ini hal yang bagus. Orang mengembalikan botol dan dengan uang yang mereka dapat darinya, mereka membeli sesuatu dari kami. Ini menambah jumlah orang di toko kami. Ini bagus untuk bisnis," ujar Sajana Pariyar yang bekerja di minimarket Joker di pusat Oslo.

Tampak seorang pria tunawisma dengan sabar mengumpulkan botol-botol kosong dan memasukkannya ke mulut mesin. Dia mengumpulkan botol-botol itu dari kantor terdekat dan dapat memperoleh 5 poundsterling (Rp95.000) dalam prosesnya.
(amm)
Berita Terkait
Festival Prajurit Viking...
Festival Prajurit Viking Tampilkan Pertempuran Kerajaan Masa Lampau
Siapa Marius Borg Hoiby?...
Siapa Marius Borg Hoiby? Putra Putri Mahkota Norwegia yang Jadi Terdakwa Kasus Pemerkosaan
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Anak Putri Mahkota Norwegia...
Anak Putri Mahkota Norwegia Didakwa Memerkosa 4 Perempuan, Terancam 10 Tahun Penjara
Ippho Santosa Bersamai...
Ippho Santosa Bersamai Distributor Norway ke Norwegia
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Berita Terkini
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
16 menit yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
1 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
2 jam yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
3 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
5 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
7 jam yang lalu
Infografis
Bukan Senjata Nuklir,...
Bukan Senjata Nuklir, Ini 4 Cara Terbaik Melawan Dominasi Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved