Dilarang Ikut Pemilu, Oposisi Kecam Rezim Venezuela

Sabtu, 27 Januari 2018 - 08:59 WIB
Dilarang Ikut Pemilu,...
Dilarang Ikut Pemilu, Oposisi Kecam Rezim Venezuela
A A A
CARACAS - Pemimpin oposisi Venezuela mengecam tindakan rezim Venezuela yang menyingkirkan mereka dari pemilihan presiden yang akan datang. Kelompok oposisi mengatakan bahwa hal itu adalah tipu daya pemerintahan Presiden Nicolas Maduro untuk memberikan suara bagi yang mendukungnya.

Langkah Mahkamah Agung pro-Maduro pada hari Kamis untuk mengecualikan koalisi untuk mendaftar dalam pemungutan suara menempatkan satu hambatan lagi kepada kelomppok oposisi yang sudah terpecah.

Keputusan Kamis lalu itu mengatakan koalisi tersebut melanggar prinsip menghindari "afiliasi ganda" dalam politik dan oleh karena itu tidak dapat divalidasi.

Dua partai oposisi terbesar Venezuela, Justice First and Democratic Action, mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka akan memasukkan nama mereka untuk pendaftaran selama akhir pekan. Namun, partai Leopoldo Lopez, Popular Will, dilarang untuk mendaftarkan diri minggu ini seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (27/1/2018).

Lopez sendiri dan Henrique Capriles, pemimpin oposisi yang paling populer, sudah dilarang ikut pemilu. Pemungutan suara rencananya akan dilakukan pada 30 April.

Kritik mengatakan Maduro merampas hak pemilihan yang bebas dan adil dari Venezuela selama krisis ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Ini menunjukkan rasa takut yang dirasakan oleh Maduro terhadap rakyat," kata anggota parlemen oposisi Stalin Gonzalez pada hari Kamis lalu.

Tekanan internasional menguat pada pemerintah Venezuela. Amerika Serikat mengatakan minggu ini bahwa pemungutan suara akan "memperdalam, tidak membantu menyelesaikan, ketegangan nasional," dan Wakil Presiden Mike Pence memanggil Maduro sebagai seorang "diktator".
(ian)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas untuk...
Aksi Solidaritas untuk Venezuela di Depan Kedubes AS di Jakarta
Diam-diam, Sekutu Maduro...
Diam-diam, Sekutu Maduro dan Guaido Lakukan Pembicaraan Rahasia
Negara Ini Kaya Minyak,...
Negara Ini Kaya Minyak, tapi Rakyatnya Miskin dan Menderita
Terlalu Sering Menjilat,...
Terlalu Sering Menjilat, AS Kecam Pemenang Nobel Venezuela sebagai Perusak
Mahkamah Agung Inggris...
Mahkamah Agung Inggris Tolak Klaim Maduro Atas Emas Venezuela
Venezuela Tukar Emas...
Venezuela Tukar Emas dengan Dolar, Dibantu UEA, Mali dan Pesawat Rusia
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
26 menit yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
50 menit yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
1 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
10 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
11 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
12 jam yang lalu
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved