Citra Satelit Tunjukkan Pergerakan Pasukan Besar Korut

Kamis, 25 Januari 2018 - 00:09 WIB
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pergerakan Pasukan Besar Korut
A A A
SEOUL - Citra satelit komersial menunjukkan adanya pergerakan pasukan besar dalam sebuah pawai di Korea Utara (Korut). Pergerakan pasukan rezim Kim Jong-un itu diduga sebagai persiapan parade militer besar-besaran awal Februari nanti.

Pyongyang menyatakan 8 Februari akan dianggap sebagai ulang tahun pendirian baru tentara Korut. Tanggal asli ulang tahun tentara Korut di masa lalu adalah 25 April. Tanggal 8 Februari secara tidak langsung sebagai “sambutan” untuk Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang di Korea Selatan yang dimulai pada 9 Februari.

Setiap ulang tahun militer, rezim Kim Jong-un selalu memamerkan kekuatan pasukannya. Mengutip laporan sejumlah media AS, satelit komersial Planet mengambil gambar gerakan pasukan Korut pada tanggal 11 Januari.

Gambar satelit ini menunjukkan ratusan kendaraan tentara yang diparkir di salah satu sisi lapangan di dekat sebuah bandara di Pyongyang. Selain itu juga ada kelompok tentara dalam sebuah formasi di daerah yang sama.

”Parade tersebut tampaknya melibatkan 28 formasi infanteri atau personil militer lainnya, sebuah band militer tradisional, dan mungkin personel tambahan,” tulis Scott LaFoy dalam analisisnya untuk NK News, yang dikutip Kamis (25/1/2018).

The Mirim Parade Training Ground, di dekat bandara Mirim, sering digunakan untuk parade militer besar-besaran oleh Korut. Pyongyang biasanya menggunakan parade semacam itu untuk menarik perhatian seluruh dunia tentang arsenal persenjataannya yang terus bertambah.

Sebelum laporan dari citra satelit itu muncul, seorang pejabat pemerintah Korea Selatan mengatakan kepada kantor berita Yonhap bahwa hampir 13.000 tentara dan sekitar 200 peralatan militer terdeteksi di bandara yang sama. Hal itu diyakini merupakan latihan untuk parade militer yang akan digelar.

Keputusan mendadak Korut untuk memperingati ulang tahun berdirinya Tentara Rakyat Korea (KPA) terjadi ketika pemimpin Korut Kim Jong-un menunjukkan tanda-tanda berdamai hubungan dengan negara tetangganya, Korea Selatan, setelah terlibat ketegangan selama beberapa bulan di wilayah semenanjung Korea.
(mas)
Berita Terkait
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Korea Utara Marah Kapal...
Korea Utara Marah Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
2 jam yang lalu
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
3 jam yang lalu
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
4 jam yang lalu
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
5 jam yang lalu
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
6 jam yang lalu
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
7 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved