Akhir Pelarian Bos Yakuza Shigeharu Shirai Ditangkap dengan Mudah

Jum'at, 12 Januari 2018 - 08:22 WIB
Akhir Pelarian Bos Yakuza...
Akhir Pelarian Bos Yakuza Shigeharu Shirai Ditangkap dengan Mudah
A A A
BANGKOK - Polisi Thailand menangkap bos Yakuza asal Jepang yang melarikan diri selama 15 tahun. Penangkapannya ternyata disebabkan karena gambar tato yang viral di Facebook. Akhirnya, bos Yakuza Shigeharu Shirai pun ditangkap dengan mudah.

Foto tato yakuza miliki kakek berusia 74 tahun itu diambil oleh warga lokal yang tidak tahu identitasnya. Kalau warga Thailand mengetahui kalau kakek itu adalah bos Yakuza, dia pasti akan berpikir seribu kali untuk memotretnya.

Foto yang viral itu menunjukkan Shirai sedang melepas kaosnya dan telanjang dada saat duduk bersama rekannya bermain catur di pinggir jalan. Gambar itu juga menunjukkan kalau dia juga tidak memiliki salah satu jarinya. Kehilangan jari merupakan salah satu hukuman bagi anggota Yakuza atas kesalahan yang dilakukan anggota Yakuza.

Setelah foto tato itu beredar luas, polisi Jepang meminta aparat keamanan Thailand untuk menangkap Shirai. Polisi menangkapnya di Kota Lophuri, Bangkok utara atas pelanggaran visa. Dia akan diekstradisi ke Jepang untuk menghadapi dakwaan pembunuhan.

Menurut polisi Thailand, Shirai mengaku sebagai anggota kelompok Yakuza, Yamaguci-gumi. Shikai mengklaim telah melarikan diri dari Jepang ke Thailand pada 2005. Shirai didakwa pernah melakukan pembunuhan terhadap rival kelompok Yakuza pada 2003 silam. Tapi, dia tidak mengakui tentang pembunuhan pada 2003.

Padahal, Kepolisian Jepang menyakini kalau Shirai merupakan satu dari delapan anggoya Yakuza yang melakukan pembunuhan terhadap pemimpin kelompok Yakuza lainnya. Tujuh tersangka lainnya berhasil ditangkap, tapi Shirai berhasil melarikan diri.

“Dia (Shirai) mengaku menjadi korban. Dia juga mengaku ada rencana kelompok Yakuza lain ingin membunuhnya,”kata Deputi Kepala Kepolisian Thailand Wirachai Songmetta, dilansir Reuters. “Namun, dia tidak mengakui membunuh ketua rival kelompoknya,” ungkapnya.

Kepolisian Thailand juga akan menginvestigasi tersangka anggota Yakuza lainnya yang masih berada di Negeri Gajah Putih itu. Selama ini, Thailand memang tempat tujuan bagi anggota mafia asing. Bulan lalu, Polisi Thailand menangkap empat anggota kelompok biker Hells Angles yang dituduh melakukan kejahatan narkoba dan membahayakan keamanan warga Thailand.

Yakuza merupakan kelompok mafia yang merupakan bagian masyarakat Jepang selama berabad-abad. Jumlah anggota Yakuza diperkirakan mencapai 60.000. Yakuza biasanya mendapatkan pendapatan dari perjudian, prostitusi, perdagangan narkoba, dan peretasan internet. (Andika Hendra)
(nfl)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 jam yang lalu
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
5 jam yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
6 jam yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
7 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
8 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved