Jalin Hubungan dengan Saudi, Raja Yordania Tangkap Saudaranya Sendiri

Sabtu, 30 Desember 2017 - 16:41 WIB
Jalin Hubungan dengan...
Jalin Hubungan dengan Saudi, Raja Yordania Tangkap Saudaranya Sendiri
A A A
AMMAN - Raja Yordania dikabarkan telah menangkap saudara laki-laki dan sepupunya sendiri. Keduanya ditangkap karena dicurigai bekerja sama dengan Arab Saudi.

Yordania, yang biasanya dipandang sebagai negara netral di Timur Tengah, dilaporkan telah menahan tiga pria di rumah mereka setelah mereka diduga berbicara kepada para pemimpin Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).

Ketegangan di seluruh wilayah telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir dengan negara-negara yang menunjukkan skeptisisme terhadap tujuan Pangeran Mahkota Arab Saudi yang baru, Mohammad bin Salman.

Situs berita regional Al-sura melaporkan bahwa Raja Abdullah menangkap saudara laki-laki dan sepupunya, Pangeran Faisal bin Hussein, Pangeran Ali bin Hussein dan Pangeran Talal bin Muhammad setelah dinas intelijennya mengklaim bahwa mereka telah berhubungan dengan pemimpin Arab Saudi dan UEA.

Meskipun laporan media, militer Yordania telah mengecilkan tuduhan yang menyebut orang-orang tersebut ditempatkan di bawah tahanan rumah. Sebagai gantinya, mereka bersikeras bahwa saudara laki-laki dan sepupu Raja Yordania itu pensiun dini sebagai bagian dari perubahan dalam tubuh militer Angkatan Darat Yordania.

Orang-orang tersebut belum terlihat sejak tahanan rumah mereka dihembuskan.

Yordania, seperti banyak negara lain di Timur Tengah, dikatakan mencurigai Arab Saudi berencana untuk menjadi negara adidaya regional.

Marcus Chevenix, analis Timur Tengah di TS Lombard, mengatakan bahwa hubungan diplomatik di kawasan ini telah menjadi tidak dapat diprediksi.

"Saya benar-benar berjuang untuk memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya," katanya seperti dikutip dari Daily Express, Sabtu (30/12/2017).

"Ini adalah pertama kalinya untuk waktu yang sangat lama bahwa tidak ada penengah eksternal di Timur Tengah yang pada dasarnya mendefinisikan hubungan diplomatik setiap orang," sambungnya.

"Untuk waktu yang lama itu adalah Amerika dan Rusia, maka itu hanya Amerika dan sekarang tidak ada siapa-siapa," tukasnya.

Upaya oleh Arab Saudi untuk mendominasi wilayah tersebut telah menyebabkan banyak sekutu Timur Tengah mempertanyakan seberapa besar kepercayaan mereka terhadap negara itu.

Ketegangan negara itu dengan Iran juga menjadi perhatian bagi sekutu yang takut diseret ke dalam perang proxy yang diperebutkan antara Saudi dan Iran di Yaman.

Dr Simon Mabon, pakar politik Timur Tengah di Lancaster University, memperingatkan: "Di tingkat regional yang lebih luas, ada banyak ketidakpastian yang benar-benar bertiup di Timur Tengah sekarang."
(ian)
Berita Terkait
Negara-negara Arab Tegaskan...
Negara-negara Arab Tegaskan Dukungan pada Raja Yordania
Al Rabeeah: Arab Saudi...
Al Rabeeah: Arab Saudi dan Yordania Kirim Bantuan Pangan dari Udara ke Jalur Gaza
Putra Mahkota Yordania...
Putra Mahkota Yordania Al Hussein Tunangan dengan Warga Arab Saudi Rajwa al-Saif
9 Istri Para Pemimpin...
9 Istri Para Pemimpin Timur Tengah: Seperti Apa Penampilan Mereka dan Siapa Saja?
Tepis Rumor Tak Sedap,...
Tepis Rumor Tak Sedap, Arab Saudi Tegaskan Lagi Sikap Kerajaan pada Israel
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Terima Pemimpin Yordania, Malaysia, dan Bahrain
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
4 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
5 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
6 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
7 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
8 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved