Austria Minta UE Tolak Permohonan Keanggotaan Turki

Minggu, 24 Desember 2017 - 18:52 WIB
Austria Minta UE Tolak...
Austria Minta UE Tolak Permohonan Keanggotaan Turki
A A A
WINA - Kanselir Austria, Sebastian Kurz meminta Uni Eropa (UE) untuk menolak permohonan keanggota Turki. Dia mengatakan bahwa Turki tidak dapat menjadi anggota UE karena ambisi politik yang dikejar Ankara dalam beberapa tahun terakhir.

"Di negara ini (Turki) kita melihat pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, hak asasi dan kebebasan, saya tidak akan menerima bahwa UE sedang menonton dan berpura-pura bahwa tidak ada yang terjadi," kata Kurz.

"Dari sudut pandang saya, Turki, terutama dalam kebijakannya baru-baru ini, tidak memiliki tempat di UE. Akan adil untuk menghentikan negosiasi mengenai aksesinya," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (24/12).

Kurz kemudian mengatakan, Turki berusaha memberi pengaruh kuat pada masyarakat Turki di Austria, Jerman, dan negara-negara lain untuk mencegah integrasi orang-orang Turki.

Turki sendiri sudah lebih dari satu dekade berusaha untuk menjadi anggota UE. Negosiasi antara Turki, dan UE tidak pernah menemui titik terang, dan terhenti ketika adanya upaya kudeta di negara itu. UE sangat mengkritik keras kebijakan Turki paska kudeta, yang berujung pada munculnya ketegangan antara Turki, dan sejumlah negara anggota UE.

Di antara anggota UE, Turki memiliki hubungan yang paling tegang dengan Austria dan Jerman, karena Wina berulang kali mendesak Ankara untuk mengakhiri tawaran aksesi mereka, sementara Berlin berkeras meninjau kebijakan ekonomi UE mengenai Ankara karena pelanggaran aktivishak asasi manusia di Turki.
(esn)
Berita Terkait
Dihantam Skandal Korupsi,...
Dihantam Skandal Korupsi, Kanselir Austria Mengundurkan Diri
Demi Uang Pensiun, Pria...
Demi Uang Pensiun, Pria di Austria Simpan Mayat Ibunya Selama Setahun
Ikuti Pameran Kitchen+Bathroom...
Ikuti Pameran Kitchen+Bathroom Indonesia, Blum Tawarkan Ragam Perlengkapan Furnitur
Fabio Di Giannantonio...
Fabio Di Giannantonio Absen di MotoGP Austria 2024 akibat Dislokasi Bahu
Covid-19 Melonjak, Austria...
Covid-19 Melonjak, Austria Terapkan Lockdown
Kentut di Depan Polisi,...
Kentut di Depan Polisi, Warga Austria Didenda Rp8 Juta
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
1 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
2 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
3 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
4 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
5 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 jam yang lalu
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved