Ribuan Orang Penuhi Jalan Washington, Protes Soal Yerusalem

Minggu, 17 Desember 2017 - 19:33 WIB
Ribuan Orang Penuhi...
Ribuan Orang Penuhi Jalan Washington, Protes Soal Yerusalem
A A A
WASHINGTON - Ribuan orang dilaporkan memenuhi jalanan di sekitaran Gedung Putih untuk memprotes keputusan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Aksi ini digelar oleh organisasi hak-hak sipil, dan advokasi Muslim terbesar di negara AS seperti Council on American-Islamic Relations (CAIR), Muslim Amerika untuk Palestina (AMP), Lingkaran Islam Amerika Utara (ICNA), Masyarakat Amarican Muslim (MAS), Dewan Organisasi Muslim AS, Komite Pengarah Nasional Amerika Turki (TASC).

Selain organisasi Muslim, sejumlah organisasi kemanusiaan berbasis agama lain juga ikut dalam aksi ini, salah satunya adalah Yahudi Amerika Melawan Zionisme.

"Yerusalem adalah Ibu Kota abadi Palestina. Apakah Trump atau temannya, penjahat perang, Benjamin Netanyahu suka atau tidak," Direktur AMP Osama Abu Irshaid mengatakan dalam aksi itu, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (17/12).

"Jika Presiden ingin memberikan properti kepada negara Israel, dia harus memberikan salah satu propertinya jika dia benar-benar memilikinya. Tapi kita tidak benar-benar tahu berapa banyak yang dimilikinya karena dia tidak pernah mengumumkan pajaknya," sambungnya.

Dia mengatakan bahwa Yerusalem bukan milik Trump, atau Israel, dan Trump tidak memiliki hak untuk menyerahkan tanah Palestina kepada Israel.

Sementara itu, Direktur TASC, Halil Mutlu, dalam demonstrasi tersebut menekankan pentingnya kota Yerusalem untuk tiga agama besar seperti Islam, Kristenisme, dan Yudaisme.

"Seperti yang kami katakan sebelumnya, Al-Quds (Yerusalem) adalah garis merah kami. 80 juta orang Turki dan jutaan orang Kristen, Yahudi dan Muslim di seluruh dunia menentang keputusan Trump," kata Mutlu.

Rabbi Yisroel Dovid Weiss, dan banyak orang Yahudi dari New York dan Washington yang tergabung Yahudi Amerika Melawan Zionisme, juga termasuk di antara mereka yang berpartisipasi dalam demonstrasi tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
57 menit yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
1 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
2 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
3 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
4 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved