Wali Kota Nazareth Undang Warga Yahudi, Muslim dan Kristen Rayakan Natal

Minggu, 17 Desember 2017 - 06:39 WIB
Wali Kota Nazareth Undang...
Wali Kota Nazareth Undang Warga Yahudi, Muslim dan Kristen Rayakan Natal
A A A
YERUSALEM - Wali Kota Nazareth Ali Salam mengundang warga Yahudi, Muslim dan Kristen di wilayah Israel datang ke kampung halaman Yesus tersebut untuk merayakan Natal.

Ali Salam mengklarifikasi pernyataan sebelumnya yang menyebut otoritas Kota Nazareth membatalkan perayaan Natal tahun ini sebagai protes pengakuan Amerika Serikat (AS) soal Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Pernyataan pembatalan itu dia lontarkan beberapa hari lalu ketika polemik status Yerusalem memanas. Namun, dia tiba-tiba membantah soal pembatalan perayaan tersebut.

”Laporan bahwa perayaan Natal dibatalkan tahun ini tidak benar,” kata Ali Salam. ”Sama seperti setiap tahun, kota ini didekorasi untuk liburan dan kami sangat antusias menerima puluhan ribu pengunjung yang akan tiba, dan memberi mereka pengalaman yang meriah dan istimewa.”

Baca: Protes AS soal Yerusalem, Kampung Yesus Batalkan Perayaan Natal

Salam, pejabat yang beragama Islam, mengatakan bahwa orang-orang dari semua agama dipersilakan mengunjungi kota masa kecil Yesus tersebut.

”(Saya) mengundang semua penduduk Negara Israel, orang Yahudi, Muslim dan Kristen, untuk datang ke Kota Nazareth dan ikut serta dalam perayaan Natal,” ujarnya.

“Nazareth adalah kota damai dan kota persaudaraan antaragama dan bangsa,” imbuh Ali Salam, seperti dikutip Times of Israel, Minggu (17/12/2017).

Baca juga: Kampung Yesus Nazareth Sangkal Batalkan Perayaan Natal terkait Yerusalem

Pernyataan Ali Salam muncul saat dimulainya Kota Nazareth mulai menyalakan pohon-pohon Natal pada hari Sabtu.

Nazareth adalah salah satu kota tersuci bagi umat Kristen. Di kota itulah diyakini sebagai lokasi di mana malaikat Jibril memberi tahu Perawan Maria bahwa dia akan mengandung dan melahirkan Yesus.

Menurut riwayat Kitab Perjanjian Baru, Yesus juga dibesarkan di kota tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
5 Sosok Donatur Hamas...
5 Sosok Donatur Hamas yang Paling Diburu Amerika Serikat
Berita Terkini
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
23 menit yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
41 menit yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 jam yang lalu
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
2 jam yang lalu
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
3 jam yang lalu
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
3 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved