Kampung Yesus Nazareth Sangkal Batalkan Perayaan Natal terkait Yerusalem

Minggu, 17 Desember 2017 - 02:30 WIB
Kampung Yesus Nazareth...
Kampung Yesus Nazareth Sangkal Batalkan Perayaan Natal terkait Yerusalem
A A A
YERUSALEM - Otoritas Nazareth, kota kampung masa kecil Yesus, menyangkal akan membatalkan perayaan Natal tahun ini sebagai protes keputusan Amerika Serikat (AS) yang akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Bantahan disampaikan langsung Wali Kota Nazareth, Ali Salam, sebagai klarifikasi atas pernyataan dia sebelumnya. Dia merupakan pejabat Muslim di kota tersebut.

Pembatalan perayaan Natal di Nazareth awalnya dia sampaikan sendiri beberapa hari lalu sebagai bentuk protes terhadap AS. Namun, Ali Salam menegaskan bahwa perayaan hari raya umat Kristen tersebut tetap akan berjalan normal.

Baca: Protes AS soal Yerusalem, Kampung Yesus Batalkan Perayaan Natal

Wali Kota Ali Salam kepada Reuters pada hari Sabtu mengakui bahwa ada tiga penyanyi yang tidak akan muncul dalam perayaan hari lahir Yesus nanti.

Dia tidak memberikan alasan absennya para penyanyi tersebut, namun menegaskan bahwa perayaan akan berjalan seperti biasa.

”Saya tidak tahu mengapa orang berpikir bahwa akan ada pembatasan pada perayaan, semuanya—kecuali tiga penyanyi yang tidak akan datang—akan diadakan seperti biasa. Kami telah menyambut 60.000 orang ke kota hari ini,” kata Salam, yang dilansir Minggu (17/12/2017).

Nazareth adalah salah satu kota suci yang diyakini sebagai lokasi rumah masa kecil Yesus.

Kota yang dihuni 76.000 Muslim dan Kristen itu juga diyakini sebagai lokasi di mana Malaikat Jibril memberi tahu Perawan Maria bahwa dia akan mengandung dan melahirkan Yesus.
(mas)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
5 Sosok Donatur Hamas...
5 Sosok Donatur Hamas yang Paling Diburu Amerika Serikat
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
1 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
1 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
3 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
4 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
4 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
5 jam yang lalu
Infografis
Respons Jubir Militer...
Respons Jubir Militer Hamas Terkait Pemimpin Baru Yahya Sinwar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved