Parlemen Arab Bakal Gelar Pertemuan Darurat Tolak Pengakuan Yerusalem

Selasa, 12 Desember 2017 - 16:38 WIB
Parlemen Arab Bakal...
Parlemen Arab Bakal Gelar Pertemuan Darurat Tolak Pengakuan Yerusalem
A A A
KAIRO - Parlemen Arab meminta diadakannya KTT puncak negara-negara Arab untuk menolak pengakuan Amerika Serikat (AS) terhadap Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Pertemuan itu akan digunakan untuk membahas cara-cara menentang kebijakan AS itu.

Parlemen Arab juga memutuskan untuk menetapkan delegasi untuk mengunjungi parlemen Afrika dan Eropa guna mengadakan pertemuan dan menuntut penolakan internasional terhadap keputusan AS.

Lebih lanjut, Parlemen Arab menekankan solidaritas Arab dan Islam terhadap Palestina melalui upaya koordinasi antara Liga Arab, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan Parlemen Arab untuk meningkatkan pengakuan negara Palestina dan keanggotaan penuhnya di PBB sepert dikutip dari Xinhua, Selasa (12/12/2017).

Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu mengumumkan bahwa dia mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Trump juga memutuskan untuk memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Pernyataan Trump mendapat kecaman dan tentangan yang luas dari negara-negara Arab dan Muslim.

Yerusalem selama ini menjadi inti perselisihan Israel-Palestina.

Israel mengambil alih Yerusalem Timur dari Yordania dalam perang 1967. Negara Zionis ini lantas menyatakan seluruh kota sebagai ibukota abadi yang tak dapat dibagi pada tahun 1980. Langkah ini tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Palestina bersikeras bahwa mereka harus mendirikan sebuah negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

Berdasarkan kesepakatan damai Israel-Palestina sebelumnya, status Yerusalem harus ditentukan melalui perundingan status akhir antara Israel dan Palestina.
(ian)
Berita Terkait
Setelah Hamas Sepakat...
Setelah Hamas Sepakat Proposal Trump, Israel Setujui Rencana Perdamaian Gaza
Trump PeDe Bisa Damaikan...
Trump PeDe Bisa Damaikan Palestina-Israel
Hamas dan Fatah Bersatu...
Hamas dan Fatah Bersatu Hadapi Usulan Pencaplokan Gaza oleh Donald Trump
5 Alasan Donald Trump...
5 Alasan Donald Trump Tak Akan Pernah Membela Palestina
3 Kebijakan Kontroversial...
3 Kebijakan Kontroversial Donald Trump yang Dianggap Anti-Palestina
Netanyahu: Palestina...
Netanyahu: Palestina akan Kembali Berunding Jika Trump Terpilih Lagi
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
1 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
2 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
2 jam yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
3 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
11 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
13 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved