Dua Gempa Kecil Terdeteksi dari Situs Nuklir Korut

Minggu, 10 Desember 2017 - 02:52 WIB
Dua Gempa Kecil Terdeteksi...
Dua Gempa Kecil Terdeteksi dari Situs Nuklir Korut
A A A
WASHINGTON - Dua gempa kecil terdeteksi dari lokasi uji coba nuklir di dekat Korea Utara pada hari Sabtu atau Minggu (10/12/2017) dini hari. Kemungkinan itu adalah gempa susulan dari uji coba masif negara tersebut pada awal September, kata seorang pejabat Geologi Survei Amerika Serikat (USGS).

Menurut USGS dan sekretaris pelaksana Organisasi Perjanjian Uji Coba Nuklir-Komprehensif yang berbasis di Wina, Lassina Zerbo, gempa susulan yang berkekuatan 2,9 dan 2,4 skala Richter terdeteksi pada 1:13 dan 1:40 dini hari waktu setempat.

Sebuah tweet dari Zerbo mengatakan bahwa para analis telah memastikan bahwa aktivitas tersebut adalah gempa "tektonik".

Pejabat USGS mengatakan gempa tersebut terjadi di sekitar lokasi uji coba nuklir Punggye-ri. Punggye-ri adalah lokasi di mana Korut melakukan uji coba nuklir keenam dan terbesar pada 3 September lalu.

"Mereka mungkin relaksasi dari uji coba nuklir keenam," kata pejabat tersebut seperti dilansir dari Reuters.

"Bila Anda memiliki tes nuklir yang besar, ia menggerakkan kerak bumi di sekitar area tersebut, dan dibutuhkan beberapa saat agar benar-benar mereda. Kami telah mendeteksi beberapa dari mereka sejak uji coba nuklir keenam," imbuhnya.

Pyongyang mengatakan bahwa tes September lalu adalah bom hidrogen. Para ahli memperkirakan bahwa gempa itu 10 kali lebih kuat daripada bom atom AS yang jatuh di Hiroshima pada tahun 1945.

Serangkaian gempa sejak saat itu telah mendorong para ahli dan pengamat untuk menduga bahwa tes tersebut mungkin telah merusak lokasi pegunungan dari lokasi di ujung barat laut Korut, di mana semua uji coba nuklir negara tersebut telah dilakukan.

Badan mata-mata Korea Selatan (Korsel) mengatakan kepada anggota parlemen pada bulan Oktober bahwa negara tetangganya itu mungkin menyiapkan dua terowongan lagi di lokasi tersebut.

Korut mengisyaratkan bahwa uji coba nuklir berikutnya bisa berada di atas daratan setelah Presiden Donald Trump memperingatkan pada bulan September bahwa AS akan benar-benar menghancurkan Korut jika mengancam Amerika.

Kendala lain untuk penggunaan Punggye-ri buat tes adalah berada di dekat gunung berapi Paektu, yang oleh warga Korut dianggap sebagai tempat suci. Letusan terakhirnya terjadi pada tahun 1903, dan para ahli telah memperdebatkan apakah pengujian nuklir dapat memicu reaksi lain.

Media resmi Korut melaporkan pada hari Sabtu bahwa pemimpin nasional Kim Jong-un telah berhasil mendaki gunung Paektu dengan pejabat militer senior untuk "menekankan visi militernya" setelah menyelesaikan kekuatan nuklir negara tersebut.

Jong-un menyatakan kekuatan nuklirnya selesai setelah uji rudal balistik terbesar Korut bulan lalu, yang menurut para ahli menempatkan seluruh wilayah Amerika dalam jangkauan.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Penampakan Kapal Selam...
Penampakan Kapal Selam Bersenjata Nuklir Korea Utara Kim Kuk Ok
PBB: Korea Utara Abaikan...
PBB: Korea Utara Abaikan Sanksi Nuklir
Korea Utara Sebut Presiden...
Korea Utara Sebut Presiden Korea Selatan Picu Perang Nuklir
Korea Selatan: Serangan...
Korea Selatan: Serangan Nuklir Jadi Akhir Rezim Korea Utara
Korea Utara Akan Meluncurkan...
Korea Utara Akan Meluncurkan Satelit Baru dan Drone pada 2024
Berita Terkini
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
50 menit yang lalu
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
54 menit yang lalu
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
1 jam yang lalu
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
2 jam yang lalu
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
3 jam yang lalu
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
3 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved