Trump Sebut Krisis Korut Butuh Tindakan Segera

Kamis, 16 November 2017 - 11:23 WIB
Trump Sebut Krisis Korut...
Trump Sebut Krisis Korut Butuh Tindakan Segera
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuntut tindakan segera untuk memadamkan ancaman Korea Utara (Korut). Hal itu diungkapkannya saat menyampaikan pidato utama setelah tur 12 harinya ke Asia.

Berbicara di Gedung Putih, Presiden memuji perjalanannya ke Asia dan mengatakan bahwa hal tersebut memungkinkan AS mencapai sejumlah tujuan utama.

"Perjalanan telah mengizinkan Saya untuk mempersatukan dunia melawan ancaman nuklir yang ditimbulkan oleh rezim Korea Utara - sebuah ancaman yang terus meningkat melalui banyak pemerintahan dan sekarang memerlukan tindakan segera," katanya seperti dikutip dari Daily Express, Kamis (16/11/2017).

Saat dia memberikan rincian tentang diskusi dengan pemimpin dunia, Trump mengatakan bahwa ia berbicara dengan Xi Jinping dan meyakinkan pemimpin China itu untuk mengembalikan sanksi PBB kepada Pyongyang.

Dia mengulangi bahwa semua pilihan tetap ada di atas meja karenanya ia memperingatkan waktu hampir habis. Trump menegaskan jika AS dan sekutunya tidak akan mengizinkan diktator Korut yang sinting untuk menyandera dunia.

Dia mengatakan bahwa dunia melihat AS yang kuat, berkuasa dan percaya diri selama perjalanannya ke kawasan tersebut, di mana dia bertemu dengan sejumlah pemimpin dunia termasuk pemimpin China Xi Jinping, presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Selatan Moon Jae-in.

Dia menambahkan bahwa lawatannya baru-baru ini juga telah membuka peluang perdagangan baru bagi AS dan membuktikan sebuah langkah besar dalam rencananya untuk "mengurangi" defisit perdagangan negara yang cukup besar.

"Masa-masa Amerika Serikat dimanfaatkan telah berakhir," cetusnya.

Peringatan Presiden Trump ke Korea Utara adalah yang terbaru dalam serangkaian ancaman dan hinaan dengan Kim Jong-un.

Pada hari Minggu, Presiden bereaksi terhadap laporan bahwa Kim Jong-un telah menggambarkannya sebagai sosok "tua".

"Mengapa Kim Jong-un menghina saya dengan memanggil saya tua, saya tidak pernah akan memanggilnya pendek dan gemuk? Baiklah, saya berusaha sekuat tenaga untuk menjadi temannya - dan mungkin suatu hari nanti itu akan terjadi!" cuit Trump.

Hal ini diikuti oleh Korut yang menuduh Donald Trump menyatakan perang terhadap negara itu setelah Presiden AS mencemarkan kediktatoran otoriter Kim Jong-un. Hal itu merujuk pada pidato Trump dihadapan parlemen Korsel.
(ian)
Berita Terkait
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Adik Kim Jong-un: AS...
Adik Kim Jong-un: AS Harus Akui Korea Utara sebagai Negara Nuklir
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Pakar: Janji Trump Capai...
Pakar: Janji Trump Capai Kesepakatan dengan Korut Jika Kembali Terpilih Sulit Tercapai
Trump: Rusia, China,...
Trump: Rusia, China, dan Korea Utara Berkonspirasi Melawan AS
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
1 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
1 jam yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
2 jam yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
5 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
5 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
7 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved