Kemlu Ungkap Kejanggalan Dalam Persidangan Siti Aisyah

Jum'at, 10 November 2017 - 03:04 WIB
Kemlu Ungkap Kejanggalan...
Kemlu Ungkap Kejanggalan Dalam Persidangan Siti Aisyah
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia mengungkap sejumlah kejanggalan yang muncul dalam persidangan Siti Aisyah. Persidangan Siti Aisyah saat ini diketahui sudah memasuki bulan kedua.

Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal menuturkan, ada beberapa keterangan yang dilontarkan oleh Penyidik Senior dari Kepolisian Distrik Sepang, ASP Wan Azirul Nizam Che Wan Aziz dalam persidangan itu yang perlu diverifikasi. Wan Azirul ditunjuk sebagai saksi ahli oleh jaksa penuntut.

Iqbal menuturkan, yang perlu diverifikasi dari pernyataan tersebut di antaranya pernyataan dari saksi pihak jaksa yang menyebutkan ada empat warga negara Korea Utara (Korut) yang menjadi saksi kunci dalam pembunuhan Kim Jong-nam. Tapi, sampai saat ini mereka tidak pernah dihadirkan dalam perisangan.

Lalu, ada perbedaan keterangan dari otoritas Malaysia yang menyebutkan bahwa tiga dari empat orang tersebut telah dimintai keterangan dan laptop mereka telah disita. Namun, keterangan berbeda menyebutkan hanya dua dari mereka yang sudah dimintai keterangan dan tidak ada laptop yang disita.

“Di awal sekali keberadaan empat warga Korut itu dipertanyakan oleh pembela. Karena selain dua tersangka, empat orang ini memiliki peran penting, tetapi tidak dihadirkan,” ungkapnya pada Kamis (9/11).

Pernyataan lain yang menjadi sorotan adalah mengenai tidak konsistennya Wan Azirul dalam membaca rekaman CCTV dengan lebih banyak menggunakan opini dibandingkan fakta.

"Hal lain mengenai keabsahan paspor korban. Pada persidangan paspor korban yang diajukan hanya berupa fotokopi tanpa legalisasi. Padahal, bukti resmi biasanya berupa dokumen hukum harus ada legalisasi jika berupa fotokopi guna memastikan bukti itu diperoleh secara legal,” tukas Iqbal.
(esn)
Berita Terkait
8 Budaya Indonesia Pernah...
8 Budaya Indonesia Pernah Diklaim Malaysia, dari Batik hingga Wayang Kulit
6 Budaya Indonesia yang...
6 Budaya Indonesia yang Pernah Diklaim Malaysia, dari Batik, Rendang hingga Reog Ponorogo
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Mengapa Lagu Indonesia...
Mengapa Lagu Indonesia Sangat Populer di Malaysia, namun Tidak Berlaku Sebaliknya?
Malaysia Larang Masuk...
Malaysia Larang Masuk WNI Pemegang Visa Jangka Panjang
WNI Pemegang Visa Jangka...
WNI Pemegang Visa Jangka Panjang Dilarang Masuk, Kemlu Panggil Dubes Malaysia
Berita Terkini
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
48 menit yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
1 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
2 jam yang lalu
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
4 jam yang lalu
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
5 jam yang lalu
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
6 jam yang lalu
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved