Bank-bank Arab Saudi Bekukan 1.200 Rekening

Rabu, 08 November 2017 - 02:13 WIB
Bank-bank Arab Saudi...
Bank-bank Arab Saudi Bekukan 1.200 Rekening
A A A
RIYADH - Bank-bank Arab Saudi telah membekukan lebih dari 1.200 rekening milik individu dan perusahaan di kerajaan tersebut. Hal itu sebagai bagian dari pembersihan, penjahat, dan pengacara anti korupsi pemerintah. Jumlah ini diprediksi akan terus meningkat.

Puluhan anggota keluarga kerajaan, pejabat dan eksekutif bisnis telah ditahan dalam tindakan keras tersebut. Mereka menghadapi tuduhan pencucian uang, penyuapan, memeras pejabat dan memanfaatkan jabatan publik untuk keuntungan pribadi.

"Sejak hari Minggu, bank sentral telah memperluas daftar rekening sehingga mengharuskan kreditur membekukannya setiap jam," seorang bankir regional mengatakan, menolak disebutkan namanya karena dia tidak berwenang untuk berbicara dengan media seperti dilansir dari Reuters, Rabu (8/11/2017).

Bankir tersebut tidak menyebutkan perusahaan yang terkena dampak, namun mengatakan bahwa mereka termasuk perusahaan yang terdaftar dan tidak terdaftar di banyak sektor.

Dia menambahkan bahwa jika pembekuan ini bertahan lama, mereka bisa mulai menyakiti aktivitas bisnis sehari-hari seperti membayar staf dan kreditur atau melakukan transaksi lainnya.

Seorang bankir kedua mengatakan, bagaimanapun, bahwa sebagian besar rekening yang dibekukan milik individu daripada perusahaan, dan bahwa bank diizinkan oleh regulator untuk terus mendanai komitmen yang ada.

Juru bicara bank sentral tidak bersedia memberikan komentar terkait hal ini.

Di antara eksekutif bisnis teratas yang ditahan dalam penyelidikan tersebut adalah miliarder Pangeran Alwaleed bin Talal, ketua perusahaan investasi Kingdom Holding (4280.SE); Nasser bin Aqeel al-Tayyar, pendiri Al Tayyar Travel (1810.SE); dan Amr al-Dabbagh, ketua pembangun Red Sea International (4230.SE).

Saham ketiga perusahaan tersebut, yang telah mengeluarkan pernyataan terus beroperasi seperti biasa, anjlok antara 9 dan 10 persen pada hari Selasa.

Salah satu bankir yang berbicara kepada Reuters mengatakan bahwa bank sentral telah bertemu dengan beberapa bank asing minggu ini untuk meyakinkan mereka bahwa pembekuan rekening menargetkan individu, dan perusahaan yang terkait dengan orang-orang tersebut tidak akan mengalami kerugian.
(ian)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Punya Bakat dan Keahlian...
Punya Bakat dan Keahlian Unik? Arab Saudi Tarik Pemuda Berbakat dengan Paket Bebas Pajak
Arab Saudi Larang Penggunaan...
Arab Saudi Larang Penggunaan Simbol Negara dan Agama untuk Kepentingan Komersial
Saudi Makin Liberal,...
Saudi Makin Liberal, Band Metal Manggung Habis-habisan di Jeddah
Rayakan Hari Nasional,...
Rayakan Hari Nasional, Saudi Gelar Pesta Kembang Api
3 Alasan Rakyat Arab...
3 Alasan Rakyat Arab Saudi Ikut Berduka dengan Kematian Sleeping Prince
Berita Terkini
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
51 menit yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
1 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
2 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
3 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
3 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
4 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved