Trump Desak Korut Maju ke Meja Perundingan

Selasa, 07 November 2017 - 23:13 WIB
Trump Desak Korut Maju...
Trump Desak Korut Maju ke Meja Perundingan
A A A
SEOUL - Presiden Amerika Serikat (AS) mendesak Korea Utara (Korut) untuk "membuat kesepakatan." Hal itu jelang kunjungannya ke China di mana pembangunan dan perdagangan militer Pyongyang akan masuk dalam agenda.

Dalam sebuah pergeseran dari nada agresifnya terhadap negara nakal itu, Trump mengatakan bahwa diplomasi bisa menjadi pilihan dalam menghadapi provokasi militer Korut.

"Masuk akal bagi Korea Utara untuk datang ke meja perundingan dan membuat kesepakatan yang baik untuk rakyat Korea Utara dan dunia," kata Trump, pada sebuah konferensi pers bersama dengan Moon Jae-in, presiden Korea Selatan (Korsel), di Seoul seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (7/11/2017).

Trump juga memuji Xi Jinping, presiden China, karena sangat membantu dalam masalah Korut dan tampaknya mengindikasikan bahwa China dapat mengungkap langkah-langkah baru untuk menghadapi Pyongyang.

"Kami akan segera mengetahui bagaimana bantuannya," ujar Trump singkat.

Presiden AS akan tiba di Beijing pada hari Rabu untuk apa yang bisa menjadi langkah tersulit dari tur lima negara Asia.

Dia ingin menekan para pemimpin China mengenai apa yang dia anggap sebagai praktik perdagangan tidak adil. Namun ia juga berusaha keras mendapatkan tindakan tegas dari China dalam mengekang program nuklir Korut.

Cina secara tradisional merupakan sekutu diplomatik Korut satu-satunya dan mitra dagang utama. Di bawah tekanan dari AS, negara itu menangguhkan impor batubara dan menerapkan sanksi PBB di industri utama awal tahun ini.

Tapi China tetap merupakan jalur ekonomi bagi rezim Kim Jong-un karena memasok sebagian besar energinya.

"China berusaha keras untuk mengatasi masalah ini dengan Korea Utara," Trump menambahkan.

"Jika kita mendapatkan China, jika kita mendapatkan Rusia kita akan berpikir bahwa segala sesuatunya akan terjadi dan itu bisa terjadi dengan sangat cepat," ujar Trump.

Pengamat percaya bahwa China menjadi semakin frustrasi dengan provokasi Pyongyang setelah rezim Kim Jong-un melakukan serangkaian uji coba rudal dan meledakkan apa yang diklaimnya bom hidrogen awal tahun ini.

Trump akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping pada hari Rabu di Kota Terlarang Beijing, bekas istana kekaisaran bagi penguasa dinasti China, kata surat kabar Global Times.

Wakil Menteri Luar Negeri Zheng Zeguang mengatakan Xi Jinping dan Trump juga akan memiliki "pertemuan informal" selama kunjungan tersebut.

Trump mengatakan bahwa dia telah mengembangkan persahabatan dengan Jinping saat pasangan tersebut bertemu di resor Florida presiden AS pada bulan April.

Korut merupakan isu utama pada tahap pertama tur Asia 11 hari Trump, yang membuat dia berkunjung ke Jepang sampai hari Selasa dan kemudian Korsel.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Adik Kim Jong-un: AS...
Adik Kim Jong-un: AS Harus Akui Korea Utara sebagai Negara Nuklir
Penampakan Kapal Selam...
Penampakan Kapal Selam Bersenjata Nuklir Korea Utara Kim Kuk Ok
Trump: Rusia, China,...
Trump: Rusia, China, dan Korea Utara Berkonspirasi Melawan AS
Eks Penasihat Trump:...
Eks Penasihat Trump: Korea Utara Sekarang Lebih Berbahaya
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
34 menit yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
1 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
2 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
3 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
4 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved