Dapat Ancaman, AS Perintahkan Diplomatnya Tinggalkan Mogadishu

Minggu, 05 November 2017 - 09:47 WIB
Dapat Ancaman, AS Perintahkan...
Dapat Ancaman, AS Perintahkan Diplomatnya Tinggalkan Mogadishu
A A A
MOGADISHU - Misi diplomatik Amerika Serikat (AS) di Somalia telah mengarahkan semua staf yang tidak berkepentingan untuk meninggalkan Ibu Kota Somalia, Mogadishu. Hal itu dilakukan setelah mereka menerima ancaman khusus terhadap para pegawainya.

Langkah tersebut dilakukan sehari setelah Washington melakukan serangan udara pertama terhadap gerilyawan ISIS di negara itu. Dalam serangan tersebut, AS mengatakan telah membunuh beberapa teroris.

Baca juga:
Pertama Kali, AS Luncurkan Serangan terhadap ISIS Somalia


"Karena informasi ancaman spesifik terhadap personil AS di Bandara Internasional Mogadishu, misi diplomatik AS untuk Somalia telah mengarahkan karyawan warga AS yang tidak berkepentingan untuk meninggalkan Mogadishu sampai pemberitahuan lebih lanjut," bunyi sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Minggu (5/11/2017).

Meski begitu, pernyataan itu tidak memberikan rincian lebih lanjut.

ISIS telah mengumpulkan anggota baru di wilayah tersebut, namun tetap menjadi pemain kecil dibandingkan dengan kelompok al-Shabaab. Bulan lalu, sebuah kelompok yang setia kepada ISIS merebut sebuah kota pelabuhan kecil di wilayah semi otonom Somalia, Puntland.

Al-Shabaab adalah kelompok yang mempunyai keterkaitan dengan al-Qaeda, kelompok pesaing ISIS. Kelompok ini pernah menguasai sebagian besar Somalia.

Kelompok tersebut bertujuan untuk mengusir pasukan penjaga perdamaian internasional, menggulingkan pemerintah Somalia yang didukung Barat dan memberlakukan syarita Islam di negara Tanduk Afrika itu.

AS sesekali melakukan serangan terhadap al-Shabaab. Kelompok ini diduga menjadi dalah serangan bom kembar yang menewaskan lebih dari 350 orang di Mogadishu bulan lalu.
(ian)
Berita Terkait
Profil Bilal al-Sudani...
Profil Bilal al-Sudani Pemimpin Senior ISIS yang Terbunuh dalam Serangan Militer
AS Bombardir ISIS di...
AS Bombardir ISIS di Somalia, Trump: Kami Akan Temukan dan Membunuhmu!
Kapal Induk AS Luncurkan...
Kapal Induk AS Luncurkan Serangan Terbesar dalam Sejarah Dunia, Bombardir Somalia dengan Amunisi 125.000 Pon
AS Bombardir ISIS, Trump:...
AS Bombardir ISIS, Trump: Kami akan Temukan dan Membunuhmu!
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Anggota Parlemen Amerika...
Anggota Parlemen Amerika Serikat yang Berhijab, Semuanya Keturunan Somalia
Berita Terkini
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
27 menit yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
2 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
6 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
7 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
8 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved