Terancam Nuklir Korut, AS, Jepang dan Korsel Latihan Lacak Rudal

Selasa, 24 Oktober 2017 - 14:27 WIB
Terancam Nuklir Korut,...
Terancam Nuklir Korut, AS, Jepang dan Korsel Latihan Lacak Rudal
A A A
SEOUL - Militer Amerika Serikat (AS), Jepang dan Korea Selatan (Korsel) memulai latihan mendeteksi dan melacak rudal balistik di Semenanjung Korea, Selasa (24/10/2017). Latihan ini akan berlangsung selama dua hingga Rabu besok.

Pihak Joint Chiefs of Staff (JCS) atau Kepala Staf Gabungan Korsel mengatakan latihan gabungan ini dirancang untuk mengatasi ancaman serangan nuklir dan rudal Korea Utara (Korut).

Latihan dipimpin oleh kapal USS Stethem, kapal perusak AS tipe Arleigh Burke-class. Jepang mengandalkan kapal perusak JDS Kirishima, sedangkan Korsel mengandalkan kapal Sejong Great-class. Semua kapal perang itu dilengkapi Aegis Combat System.

Sekadar diketahui, Aegis Combat System yang diproduksi oleh Lockheed Martin dirancang untuk melacak dan menghancurkan target musuh. Latihan gabungan kali ini hanya akan mendeteksi dan melacak rudal musuh, bukan mencegat dan menghancurkan proyektil.

AS dan sekutu-sekutunya tidak berencana untuk menggunakan target simulasi yang sebenarnya, namun hanya akan melakukan simulasi komputer untuk memeriksa kemampuan Aegis Combat System untuk mendeteksi, melacak dan menukar informasi antara ketiga angkatan laut secara real time melalui satelit.

Latihan di semenanjung Korea dimulai di tengah meningkatnya ketegangan terkait uji coba senjata nuklir dan rudal Pyongyang. Korut sendiri telah melakukan uji coba senjata nuklir keenam pada tanggal 3 September 2017 yang memaksa Dewan Keamanan PBB untuk memperkenalkan sanksi baru.

Namun, sanksi Dewan Keamanan PBB tidak membuat Pyongyang gentar. Rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Korut bertekad untuk terus menguji coba senjata nuklir dan rudal balistiknya dan berjanji akan menyerang AS dan sekutunya jika Pyongyang diserang.

Pada hari Senin, Menteri Pertahanan AS James Mattis, Menteri Pertahanan Jepang Itsunori Onodera dan Menteri Pertahanan Korea Selatan Song Young-moo mengadakan pembicaraan trilateral di sela-sela forum keamanan ASEAN yang diadakan di Filipina.

Dalam pertemuan itu, Onodera menyampaikan bahwa ancaman perang nuklir dari Korut meningkat ke level kritis, belum pernah terjadi sebelumnya dan segera terjadi.

”Ketiga menteri memuji upaya bersama untuk memperluas pembagian informasi mengenai ancaman nuklir dan rudal Korea Utara dan meningkatkan kemampuan respons, termasuk pelaksanaan beberapa misi pelatihan gabungan dengan pesawat pembom AS,” bunyi pernyataan bersama ketiga menteri itu, seperti dikutip Yonhap.
(mas)
Berita Terkait
Rusia-Korea Utara Mesra,...
Rusia-Korea Utara Mesra, AS, Korea Selatan, Jepang Waswas
AS Koordinasikan Sanksi...
AS Koordinasikan Sanksi Korea Utara dengan Sekutu Asia
Hadapi Ancaman 3 Negara,...
Hadapi Ancaman 3 Negara, Korea Utara Tes Sistem Senjata Nuklir Bawah Air
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Gelar Pertemuan, AS...
Gelar Pertemuan, AS dan Sekutunya Cari Cara Kendalikan Nuklir Korut
AS-Jepang-Korsel Ancam...
AS-Jepang-Korsel Ancam 'Keroyok' Korut Jika Uji Coba Nuklir
Berita Terkini
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
55 menit yang lalu
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
2 jam yang lalu
AS dan Iran Saling Balas...
AS dan Iran Saling Balas Serangan Rudal, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
3 jam yang lalu
Hamas Sangkal Tudingan...
Hamas Sangkal Tudingan Tolak Serahkan Pemerintahan di Gaza
4 jam yang lalu
AS Ungkap Pemimpin Tertinggi...
AS Ungkap Pemimpin Tertinggi Iran Masih Hidup, Makin Terlibat Melalui Perantara
5 jam yang lalu
Mantan Direktur CIA...
Mantan Direktur CIA Sebut Perang Drone Picu Bahaya dan Peluang, Ini 5 Alasannya
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved