Gubernur New Hampshire Minta Trump Stop Upaya Usir 69 Warga Indonesia

Selasa, 24 Oktober 2017 - 07:32 WIB
Gubernur New Hampshire...
Gubernur New Hampshire Minta Trump Stop Upaya Usir 69 Warga Indonesia
A A A
BOSTON - Gubernur New Hampshire Chris Sununu secara terbuka meminta Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump menghentikan upaya deportasi atau pengusiran 69 warga Kristen Indonesia. Mereka melarikan diri ke negeri Paman Sam itu saat kerusuhan 1998 pecah.

Puluhan warga negara Indonesia (WNI) telah tinggal di dekat pantai negara bagian New Hampshire di bawah kesepakatan dan kerja sama tahun 2010 dengan pihak Immigration and Customs Enforcement (ICE). Mereka diizinkan tinggal di wilayah tersebut selama mereka menyerahkan paspor.

Namun, situasi mulai berubah pada bulan Agustus ketika para WNI datang untuk melakukan pertemuan yang dijadwalkan dengan pejabat ICE di kantor agen Manchester, New Hampshire, diminta untuk membeli tiket pesawat satu arah kembali ke Indonesia. Perubahan itu tak lain dari hasil kebijakan Trump yang ingin “membersihkan” AS dari imigran ilegal.

”Saya dengan hormat meminta agar administrasi Anda mempertimbangkan kembali keputusannya untuk mendeportasi orang-orang ini, dan saya mendesak sebuah resolusi yang memungkinkan mereka tinggal di Amerika Serikat,” kata Sununu dalam sebuah surat kepada Trump, yang diumumkan kantornya pada hari Senin.

Beberapa anggota kelompok WNI yang rata-rata etnis Tionghoa, mengatakan kepada Reuters bahwa mereka khawatir akan menghadapi diskriminasi atau kekerasan jika mereka kembali ke negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia ini.

”Sementara saya yakin bahwa kita harus mengambil langkah-langkah untuk mengekang imigrasi ilegal, juga penting bahwa kita membuat proses imigrasi legal menjadi lebih efisien dan praktis,” tulis Sununu, yang dilansir Selasa (24/10/2017).

Gedung Putih tidak menanggapi permintaan untuk memberikan komentar. Sununu merupakan politisi sesama Partai Republik, partai pengusung Trump sebagai presiden.

Advokat imigrasi telah mengajukan tuntutan hukum di Boston atas nama 47 anggota kelompok WNI tersebut yang meminta hakim pengadilan federal untuk melakukan intervensi.

Hakim distrik setempat, Patti Saris, mengindikasikan bahwa dia memiliki sedikit yurisdiksi terkait imigrasi yang ditangani oleh Kantor Eksekutif untuk Tinjauan Imigrasi.

Dia saat ini mempertimbangkan apakah dia dapat memerintahkan penundaan deportasi lebih lama untuk orang-orang yang terkena dampak, di mana mereka banyak yang memiliki anak-anak kelahiran AS.

Sebagian besar WNI memasuki Amerika Serikat secara legal dengan visa turis setelah kerusuhan 1998. Mereka memperpanjang visa mereka dan gagal mengajukan suaka. Namun, mereka diizinkan untuk tinggal secara terbuka sesuai kesepakatan dengan ICE yang melakukan negosiasi berkat bantuan Senator AS Jeanne Shaheen, seorang politisi Partai Demokrat.
(mas)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Amerika Serikat Dukung...
Amerika Serikat Dukung Indonesia Jadi Anggota FATF
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat Vs Indonesia
BRICS Menambah Indonesia,...
BRICS Menambah Indonesia, Waspadai Ancaman Amerika Serikat
Berita Terkini
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
5 menit yang lalu
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
47 menit yang lalu
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
1 jam yang lalu
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
2 jam yang lalu
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
3 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved