Erdogan Salahkan Dubes AS Atas Ketegangan Diplomatik dengan Washington

Rabu, 11 Oktober 2017 - 13:35 WIB
Erdogan Salahkan Dubes...
Erdogan Salahkan Dubes AS Atas Ketegangan Diplomatik dengan Washington
A A A
ANKARA - Presiden Tayyip Erdogan menyalahkan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Turki, John Bass atas krisis diplomatik antara kedua negara. Erdogan juga mengatakan, Ankara tidak lagi menganggapnya sebagai utusan Washington.
Erdogan menilai Bass bertindak secara sepihak dalam menangguhkan layanan visa di Turki, setelah penangkapan seorang pekerja konsulat AS, dan mengatakan seorang "agen" telah menyusup ke misi AS di Turki.
"Seorang dubes di Ankara mengambil keputusan, dan mengatakan bahwa dia melakukannya atas nama pemerintahannya, itu aneh. Jika dubes kami melakukan ini, kami tidak akan menahannya di sana, bahkan meski hanya sebentar saja," ucap Erdogan, seperti dilansir Reuters pada Rabu (11/9).
Kedubes AS pada hari Minggu malam menyatakan, pihaknya menangguhkan layanan visa sementara. AS juga menilai komitmen Turki terhadap keselamatan misi dan stafnya. Pada Senin malam, Bass melalui sebuah video kembali menyampaikan pesan yang sama.
Penangguhan visa ini dilakukan oeh kedubes AS, setelah otoritas keamanan Turki menangkap seorang warga Turki yang bekerja di Konsulat AS di Istanbul karena diduga memiliki hubungan denganFethullah Gulen. Kedubes AS menyebut penangkapan itu tidak berdasar.
Tapi Erdogan mengatakan, penangkapan tersebut, dan sebuah permintaan polisi untuk menanyai pegawai konsulat kedua, menunjukkan ada sesuatu yang aneh di Konsulat AS di Istanbul. "Bagaimana agen-agen ini menyusup ke konsulat AS," tanya Erdogan.
Dia mengatakan bahwa Bass, yang akan meninggalkan posnya di Turki untuk ditempatkan di Afghanistan, telah melakukan kunjungan perpisahan ke kantor-kantor pemerintah.
"Tapi menteri kami, juru bicara parlemen, dan saya sendiri tidak menerima dan tidak akan menerima permintaannya, karena kami tidak melihatnya sebagai wakil dari AS," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
12 menit yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
1 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
2 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
3 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
5 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
8 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved