Spanyol Tolak Permintaan Mediasi Catalonia

Kamis, 05 Oktober 2017 - 12:53 WIB
Spanyol Tolak Permintaan...
Spanyol Tolak Permintaan Mediasi Catalonia
A A A
MADRID - Pemerintah Spanyol dengan tegas menolak seruan untuk melakukan mediasi terkait dorongan Catalonia untuk merdeka. Pemerintah Spanyol menolak perundingan yang mungkin terjadi sementara Catalonia berencana mengumumkan kemerdekaan.

Pemerintah Spanyol mengatakan tidak akan ada mediasi kecuali Pemimpin Catalan, Carles Puigdemont mundur.

"Pemerintah Spanyol tidak akan menegosiasikan sesuatu yang ilegal dan tidak akan menerima pemerasan," bunyi sebuah pernyataan dari kantor Perdana Menteri Mariano Rajoy seperti dikutip dari Channel News Asia, kamis (5/10/2017).

Ketika Uni Eropa mendesak dialog untuk mengurangi kebuntuan antara separatis di wilayah timur laut dan Madrid, para pemimpin Catalan mengatakan bahwa mereka dapat secara sepihak mendeklarasikan kemerdekaan pada Senin mendatang.

Sebelumnya Pemimpin Catalan, Carles Puigdemont, meminta mediasi internasional terkait perselisihan wilayah tersebut dengan Madrid. Puigdemont menegaskan bahwa referendum kemerdekaan Catalonia sah dan harus dilaksanakan.

"Ini bukan urusan rumah tangga. Jelas bahwa kita memerlukan mediasi," kata Puigdemont.

Baca juga:
Ingin Merdeka, Pemimpin Catalan Minta Dunia Internasional Jadi Mediator


Perselisihan ini adalah krisis politik terburuk di Spanyol dalam beberapa dasawarsa dan aksi kekerasan polisi Spanyol terhadap warga Catalan saat referendum pada akhir pekan lalu memicu kekhawatiran global.

Kawasan industri yang kaya dengan penduduk 7,5 juta orang itu mempunyai bahasa dan tradisi budaya mereka sendiri. Catalonia menyumbang seperlima dari ekonomi Spanyol. Catalonia mengklaim kemerdekaan sejak berabad-abad lalu namun telah melonjak selama beberapa tahun terakhir akibat krisis ekonomi.

Pemerintah daerah mengatakan 42 persen pemilih telah memilih pada hari Minggu, dengan 90 persen dari mereka mendukung kemerdekaan. Tapi jajak pendapat mengindikasikan bahwa Catalan terpecah.

Pemungutan suara ini dilakukan tanpa daftar pemilih reguler atau pengamat.
(ian)
Berita Terkait
Hajar Prancis, Begini...
Hajar Prancis, Begini Potret Kemenangan Spanyol menuju Final Euro 2024
Bomber Atletiko Mineiro...
Bomber Atletiko Mineiro Hulk akan Segera Punya Anak Lagi!
6 Juta Orang Tanpa Akses...
6 Juta Orang Tanpa Akses Air Bersih karena Kekeringan di Catalonia, Spanyol
Spanyol Kewalahan Terima...
Spanyol Kewalahan Terima 2,3 juta Permohonan Kewarganegaraan, Ada Apa Gerangan?
Spanyol Hancurkan Kroasia...
Spanyol Hancurkan Kroasia 3-0
Eks Raja Spanyol Juan...
Eks Raja Spanyol Juan Carlos Dilaporkan Berada di Republik Dominika
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
39 menit yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
1 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
2 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
3 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
4 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
5 jam yang lalu
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved