Maduro Ejek Trump Tidak Tahu di Mana Venezuela

Kamis, 05 Oktober 2017 - 09:48 WIB
Maduro Ejek Trump Tidak...
Maduro Ejek Trump Tidak Tahu di Mana Venezuela
A A A
MOSKOW - Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, secara terang-terangan mencemooh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Menurut Maduro, Trump hanya tahu sedikit tentang geografi Amerika Latin dan hanya membacanya dari catatan.

Hal itu diungkapkannya dalam sebuah pernyataan emosional saat berbicara pada Pekan Energi Rusia 2017 di Moskow pada hari Rabu kemarin.

"Trump sedang membaca dari catatan. Trump bahkan tidak tahu di mana Venezuela berada. Dia tidak tahu itu. Dia bahkan tidak tahu di mana Puerto Riko berada, dia tidak tahu itu," kata Maduro seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (5/10/2017).

Maduro juga mengklaim bahwa pemimpin AS itu tidak hanya kekurangan pengetahuan geografis tapi juga tidak mengetahui apa-apa tentang sejarah Amerika Latin.

"Katakan padanya tentang 'Simon Bolivar' dan dia akan menganggapnya sebagai penyanyi rock - dia tidak tahu siapa dia," kata Maduro, merujuk pada negarawan dan pejuang Amerika abad ke-19 yang terkenal melawan pemerintahan kolonial Spanyol.

Presiden Venezuela juga dengan tajam mengkritik pemimpin AS atas ancaman yang dikeluarkan Trump terhadap Venezuela.

"George Bush yang mendukung kudeta terhadap Comandante Hugo Chavez. Tapi kami terus berlanjut karena kami benar," pemimpin Venezuela melanjutkan.

"Obama berbeda. Dia tersenyum, tapi juga menjatuhkan sanksi dengan senyuman," sambungnya.

"Tapi Trump. Trump tidak sopan. Dia mengatakan kepada saya: 'Saya akan mengakhiri Anda!' Tetapi bahkan di bawah pemimpin AS saat ini, Venezuela akan bergerak maju. Venezuela memiliki takdirnya sendiri, dan kita akan berjuang untuk takdir ini," tegas Maduro.

Pada pertengahan Agustus, presiden AS mengatakan bahwa dia tidak akan mengesampingkan "opsi militer" melawan Venezuela, memprovokasi hubungan diplomatik yang memanas antara kedua negara. Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino Lopez menyebut pernyataan tersebut sebuah tindakan ekstremisme tertinggi, sementara Gedung Putih mengatakan bahwa mereka menolak telepon dari Maduro saat itu.
(ian)
Berita Terkait
Sejarah Ketertarikan...
Sejarah Ketertarikan Amerika Serikat terhadap Greenland, dari Abad ke-19 hingga Era Trump
Trump Mengaku Tidak...
Trump Mengaku Tidak Tutup Kemungkinan Bertemu dengan Maduro
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Trump dan Venezuela:...
Trump dan Venezuela: Cermin Ketidakadilan Global
Berita Terkini
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
41 menit yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
1 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
2 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
3 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
4 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved