Hamas Minta Abbas Cabut Sanksi Atas Gaza

Rabu, 20 September 2017 - 10:29 WIB
Hamas Minta Abbas Cabut...
Hamas Minta Abbas Cabut Sanksi Atas Gaza
A A A
RAFAH - Hamas meminta Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, untuk mengakhiri sanksi di daerah kantong yang miskin itu. Hal itu sebagai imbal balik atas pembubaran pemerintah bayangan di Jalur Gaza.

Setelah perundingan rekonsiliasi yang dimediasi Mesir dengan faksi Fatah yang didukung oleh Abbas, Hamas mengatakan pihaknya akan membubarkan "komite administratif" Gaza untuk memungkinkan administrasi presiden mengambil kembali kontrol atas wilayah itu.

Pengumuman tersebut menjanjikan bantuan bagi warga Gaza yang, di bawah satu dekade pemerintahan Hamas, telah mengalami kemiskinan, tiga perang dengan Israel dan penolakan dari Kairo. Namun, implementasi dapat bergantung pada negosiasi pembagian kekuasaan yang menghalangi tawaran rekonsiliasi sebelumnya.

"Kami telah mengambil langkah praktis di lapangan. Komite administratif tidak lagi berfungsi di Gaza dan kami siap, mulai sekarang, untuk menyambut pemerintah konsensus nasional," ujar pejabat Hamas, Ismail Haniyeh, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (20/9/2017).

"Orang-orang kami mengharapkan Anda untuk menunda dan membatalkan langkah-langkah tersebut dan memulai sebuah dialog," kata Haniyeh yang mengaku telah berbicara dengan Abbas melalui telepon setelah menyeberang ke Gaza dari Mesir.

Bertujuan menekan Hamas untuk melepaskan kendali atas Gaza, Abbas pada bulan Juni memotong pembayaran listrik ke Israel yang dipasok ke daerah kantong tersebut. Hal ini menyebabkan pasokan listrik kurang dari empat jam pada beberapa hari, dan tidak lebih dari enam jam sehari.

Abbas juga telah memangkas 30 persen gaji sekitar 60.000 warga Gaza yang dipekerjakan oleh Otoritas Palestina.

Abbas, yang berada di majelis umum PBB, menyambut baik tawaran Hamas dan mengatakan bahwa dia akan menggabungkan pemimpin Palestina untuk diskusi lebih lanjut saat kembali.

Masuk dalam daftar hitam sebagai kelompok teroris oleh Israel dan Barat, Hamas memenangkan pemilihan legislatif pada 2006. Setelah persekutuan yang tidak nyaman dengan Fatah, Hamas menguasai Gaza dalam sebuah perang saudara singkat pada tahun berikutnya. Faksi-faksi yang bersaing sepakat pada 2014 untuk membentuk pemerintah persatuan nasional namun tidak dapat menyetujui rinciannya.

Memperbaiki hubungan dengan Abbas akan menjadi langkah lain dalam upaya diplomatik Hamas untuk memperbaiki hubungan dengan tetangganya, Mesir. Mesir telah menutup perbatasannya dengan Gaza dan menuduh kelompok tersebut pada masa lalu membantu militan Islam di gurun Sinai Mesir, sesuatu yang disangkal Hamas.

"Saya dapat mengatakan bahwa kunjungan ini (ke Kairo) telah meletakkan dasar-dasar strategis untuk hubungan antara Mesir dan Hamas," kata Haniyeh.
(ian)
Berita Terkait
Timnas Palestina Tiba...
Timnas Palestina Tiba di Indonesia, Yel-Yel Ahlan Wa Sahlan Menggema
Palestina Desak Belanda...
Palestina Desak Belanda Mengakui Negara Palestina
Aksi Bela Palestina,...
Aksi Bela Palestina, Ratusan Nelayan Mabak Gelar Aksi di Lautan Merak
Ikut Aksi Bela Palestina,...
Ikut Aksi Bela Palestina, Hidayat Nur Wahid Minta Prabowo Tegas Bela Kemerdekaan Palestina
Ribuan Warga Kembali...
Ribuan Warga Kembali ke Rumah Mereka meski Kota Gaza telah Hancur
Brigade Jenin Tolak...
Brigade Jenin Tolak Serahkan Senjata, Rakyat Palestina Ingin Akhiri Perang Saudara
Berita Terkini
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
25 menit yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
1 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
1 jam yang lalu
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
3 jam yang lalu
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
4 jam yang lalu
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
5 jam yang lalu
Infografis
Ezzedin Al-Haddad, Pemimpin...
Ezzedin Al-Haddad, Pemimpin Baru Hamas Dijuluki Hantu Al Qassam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved