Duterte kepada Ketua Komisi HAM: Apakah Anda Seorang Pedofil?

Minggu, 17 September 2017 - 03:28 WIB
Duterte kepada Ketua...
Duterte kepada Ketua Komisi HAM: Apakah Anda Seorang Pedofil?
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyentil ketua Komisi Hak Asasi Manusia (CHR) Filipina. Duterte menanyakan apakah Ketua CHR adalah seorang pedofil karena memusatkan perhatian pada pembunuhan remaja dalam perang berdarah pemerintah terhadap narkoba.

Duterte juga menyarankan kepada anggota parlemen menggunakan anggaran CHR sebesar 678 peso untuk membeli kamera tubuh bagi polisi jika mereka tidak mengembalikan dana untuk lembaga itu.

CHR meminta anggaran sebesar 1,72 miliar peso untuk tahun 2018, namun pemerintah mengusulkan 678 juta sebagai gantinya. Sekutu Duterte di majelis rendah Kongres kemudian memilih untuk mengalokasikannya hanya 1.000 peso ($ 20).

Perang terhadap narkoba yang dilakukan oleh pemerintah Filipina telah menuai kritik. Perang tersebut dianggap sebagai pembalasan atas upayanya untuk menginvestigasi ribuan pembunuhan dalam 15 bulan terakhir, termasuk dua remaja di Agustus.

"Mengapa orang ini jadi pra tercekik dengan isu anak muda, terutama anak laki-laki? Apakah Anda seorang pedofil?" tanya Duterte, mengacu pada kepala CHR Chito Gascon.

"Kenapa kamu jatuh cinta dengan remaja? Apakah kamu? Saya ragu apakah Anda gay atau pedofil ?," katanya lagi seperti dilansir dari Reuters, Minggu (17/9/2017).

Gascon tidak segera membalas pertanyaan Duterte.

Duterte juga menuduh Gascon menjadi juru bicara oposisi dan mengkritik pengawasan aktivitas anti-narkoba polisi.

"Mengapa Anda tidak beralih ke masalah lain yang menimpa negara ini?" kata Duterte, mengutip penderitaan rakyat di kota Marawi selatan yang terkepung.

Kritikus mengatakan polisi mengeksekusi tersangka, dan mengatakan bahwa pemerintah memiliki kebijakan pembunuhan yang efektif. Duterte telah menolaknya, dan polisi mengatakan mereka membunuh hanya untuk membela diri.

CHR telah lama mengatakan bahwa mereka tidak memiliki tenaga kerja dan sumber daya untuk menyelidiki pembunuhan tersebut secara tuntas, yang sebagian besar aktivisnya adalah pengguna dan penjaja kecil, dengan sedikit penangkapan profil tinggi.

Wakil Presiden Leni Robredo, yang bukan pasangan reguler Duterte dan telah berkali-kali mengunci sikapnya, mengatakan langkah anggota parlemen mengenai anggaran CHR secara efektif menghapuskan badan konstitusional.

Orang Filipina sangat mendukung tindakan keras tersebut sebagai solusi untuk mengatasi kejahatan yang merajalela, yang menurut Duterte berasal dari kecanduan narkoba.

Duterte menegaskan bahwa tidak akan ada pemberontakan dalam kampanye tersebut, yang menurutnya ditargetkan pada pelaku perdagangan narkoba yang terorganisir dan tidak pada "remaja tanpa dosa."

Pemimpin tangguh tersebut, yang juga memerangi pemberontak komunis setelah terlibat dalam perundingan damai dengan pemerintah, mengatakan bahwa dia tetap terbuka untuk melanjutkan perundingan untuk mengakhiri hampir lima dekade konflik tersebut.
(ian)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
26 menit yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
1 jam yang lalu
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
2 jam yang lalu
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
2 jam yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
3 jam yang lalu
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
3 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Marah Besar...
Donald Trump Marah Besar kepada Vladimir Putin, Ada Apa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved