Serangan Udara Koalisi Saudi Hancurkan Platform Rudal Balistik Houthi
Sabtu, 02 September 2017 - 04:20 WIB
Serangan Udara Koalisi Saudi Hancurkan Platform Rudal Balistik Houthi
A
A
A
SANAA - Serangan udara Koalisi Arab telah menghancurkan sebuah platform rudal balistik milik kelompok pemberontak Houthi. Serangan tersebut dilakukan di provinsi Hajja, barat laut Yaman, pada hari Jumat.
Sebuah sumber militer menyatakan bahwa serangan koalisi menargetkan platform rudal tersebut setelah terlihat di daerah pedesaan antara distrik administratif Hiran dan kota perbatasan utara Hardh.
Koalisi Saudi lantas meluncurkan sejumlah serangan udara di daerah tersebut. Serangan itu menyebabkan hancurnya sejumlah senjata berat dan kendaraan milik milisi Houthi. Serangan juga menewaskan dan melukai sejumlah militan yang jumlahnya belum diketahui, dikutip dari Al Arabiya Sabtu (2/9/2017).
Sumber tersebut selanjutnya menyatakan bahwa platform tersebut digunakan untuk menembakkan rudal balistik ke wilayah Saudi sebelumnya. Dia mengatakan bahwa pasukan koalisi berada di platform dan menargetkannya meski Houthi berusaha menyembunyikan posisinya.
Arab Saudi telah terlibat perang dengan pemberontak Houthi Yaman selama lebih dari dua tahun. Awalnya, Saudi yang memimpin Koalisi hanya meluncurkan serangan udara terhadap kelompok Houthi yang dimulai sejak bulan Maret 2015. Namun, koalisi melanjutkan operasi militernya dengan serangan darat.
Operasi militer Koalisi Arab itu atas permintaan presiden sah Yaman Abd Rabbu Mansour Hadi yang hendak digulingkan Houthi. Presiden Hadi telah mencari perlindungan ke Saudi ketika kelompok Houthi mengambil alih kekuasaan di sebagian wilayah Yaman.
Menurut data PBB, lebih dari 8.160 orang telah tewas dan 46.300 terluka dalam serangan udara dan pertempuran di Yaman sejak Koalisi Arab meluncurkan serangan pada tahun 2015.
Sebuah sumber militer menyatakan bahwa serangan koalisi menargetkan platform rudal tersebut setelah terlihat di daerah pedesaan antara distrik administratif Hiran dan kota perbatasan utara Hardh.
Koalisi Saudi lantas meluncurkan sejumlah serangan udara di daerah tersebut. Serangan itu menyebabkan hancurnya sejumlah senjata berat dan kendaraan milik milisi Houthi. Serangan juga menewaskan dan melukai sejumlah militan yang jumlahnya belum diketahui, dikutip dari Al Arabiya Sabtu (2/9/2017).
Sumber tersebut selanjutnya menyatakan bahwa platform tersebut digunakan untuk menembakkan rudal balistik ke wilayah Saudi sebelumnya. Dia mengatakan bahwa pasukan koalisi berada di platform dan menargetkannya meski Houthi berusaha menyembunyikan posisinya.
Arab Saudi telah terlibat perang dengan pemberontak Houthi Yaman selama lebih dari dua tahun. Awalnya, Saudi yang memimpin Koalisi hanya meluncurkan serangan udara terhadap kelompok Houthi yang dimulai sejak bulan Maret 2015. Namun, koalisi melanjutkan operasi militernya dengan serangan darat.
Operasi militer Koalisi Arab itu atas permintaan presiden sah Yaman Abd Rabbu Mansour Hadi yang hendak digulingkan Houthi. Presiden Hadi telah mencari perlindungan ke Saudi ketika kelompok Houthi mengambil alih kekuasaan di sebagian wilayah Yaman.
Menurut data PBB, lebih dari 8.160 orang telah tewas dan 46.300 terluka dalam serangan udara dan pertempuran di Yaman sejak Koalisi Arab meluncurkan serangan pada tahun 2015.
(ian)