Disebut Terkait ISIS, 20 TKW Indonesia Dipantau Polisi Hong Kong

Senin, 14 Agustus 2017 - 11:48 WIB
Disebut Terkait ISIS,...
Disebut Terkait ISIS, 20 TKW Indonesia Dipantau Polisi Hong Kong
A A A
HONG KONG - Kepolisian Hong Kong memantau sekitar 20 tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia yang dilaporkan memiliki kaitan dengan kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Pantauan polisi itu sebagai respons dari laporan Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC) yang berbasis di Jakarta baru-baru ini. Laporan itu menyebut, 43 TKW Indonesia yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Hong Kong memiliki kaitan dengan jaringan ISIS.

Surat kabar South China Morning Post (SCMP) mengutip sumber yang mengetahui penyelidikan polisi, melaporkan bahwa beberapa orang dari daftar laporan itu telah meninggalkan Hong Kong.

Baca: 45 TKW Indonesia di Hong Kong Rentan Diradikalisasi ISIS

IPAC dalam laporannya bulan lalu mengatakan, ada 50 pekerja migran yang ambil bagian dalam kelompok diskusi ekstremis. Dari jumlah tersebut, 43 orang bekerja atau pernah bekerja di Hong Kong.

Menurut sumber media lokal itu, para pekerja Indonesia itu tidak memiliki hubungan langsung dengan ISIS. Mereka hanya mendukung ideologi agama tertentu dari kelompok ekstremis, namun tidak menunjukkan niat yang keras.

”Meskipun mereka hanya simpatisan, polisi masih akan mengawasi mereka,” katanya.

SCMP dalam laporannya pada hari Minggu (13/8/2017), juga mengutip pernyataan diplomat Indonesia di Hong Kong, Tri Tharyat, yang mengatakan bahwa konsulatnya telah mengintensifkan upaya untuk menghentikan orang-orang Indonesia di Hong Kong agar tidak menjadi radikal.

Dia mengklaim konsulatnya telah membentuk mekanisme kerja yang baik dengan pejabat Hong Kong untuk memerangi teror.

”Bagian dari upaya saya adalah melakukan upaya terbaik untuk meminimalkan dan jika memungkinkan untuk memastikan nol orang Indonesia berafiliasi dan terpengaruh oleh kelompok (ekstrimis),” ujar Tri.
(mas)
Berita Terkait
Hong Kong Larang Masuk...
Hong Kong Larang Masuk Penerbangan dari Indonesia
Dua Legislator Pro Demokrasi...
Dua Legislator Pro Demokrasi Hong Kong Diciduk Polisi
Demonstran Hong Kong...
Demonstran Hong Kong Gelar Aksi di Dalam Mall
Warga Hong Kong Peringati...
Warga Hong Kong Peringati Setahun Bentrok Demonstran-Polisi
Setahun, 117 Orang Ditangkap...
Setahun, 117 Orang Ditangkap di Bawah Undang-undang Keamanan Hong Kong
Aktivis Demokrasi Hong...
Aktivis Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Ditangkap
Berita Terkini
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
32 menit yang lalu
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
1 jam yang lalu
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
1 jam yang lalu
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
2 jam yang lalu
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
2 jam yang lalu
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved