Staf Diplomatik AS Dipangkas, Trump: Terima Kasih Putin

Jum'at, 11 Agustus 2017 - 09:12 WIB
Staf Diplomatik AS Dipangkas,...
Staf Diplomatik AS Dipangkas, Trump: Terima Kasih Putin
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengucapkan terima kasih kepada Presiden Rusia Vladimir Putin karena memerintahkan Washington untuk memangkas staf diplomatiknya. Pernyataan ini diyakini akan memantik kritik terkait cara Trump menghadapi Putin.

"Saya sangat bersyukur bahwa dia mengurangi sebagian besar staf karena sekarang kita memiliki gaji yang lebih rendah," katanya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (11/8/2017).

"Tidak ada alasan nyata bagi mereka untuk kembali dan kita akan menghemat banyak uang," imbuhnya menanggapi gaya Perang Dingin Putin, berbeda dengan reaksi presiden lain dalam situasi yang sama di masa lalu.

Sikap ini juga berbenturan dengan pejabat Departemen Luar Negeri yang telah menyebut perintah Moskow sebagai tindakan yang disesalkan dan tidak beralasan.

Departemen Luar Negeri sendiri tidak memiliki reaksi langsung terhadap komentar Trump.

Sebelumnya, AS telah menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia. Sanksi diberikan karena Rusia dianggap telah ikut campur dalam pemilu presiden AS pada 2016 lalu yang dimenangkan oleh Trump.

Baca juga:
Senat AS "Tampar" Rusia dengan Sanksi Baru
Sah, Trump Teken Sanksi untuk Rusia


Putin pun bereaksi dengan memerintahkan Washington untuk memotong 755 dari 1.200 staf kedutaan dan konsulatnya pada bulan September. Banyak dari mereka yang terkena dampak itu kemungkinan adalah staf Rusia setempat.

Baca juga:
Putin Usir 755 Diplomat AS dari Rusia
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Donald Trump: Ukraina...
Donald Trump: Ukraina Sedang Dilenyapkan
Berita Terkini
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
26 menit yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
49 menit yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
1 jam yang lalu
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
1 jam yang lalu
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
3 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved