Bantai Kucing dengan Senapan dan 4 Mobil, Pria Saudi Ditangkap

Sabtu, 05 Agustus 2017 - 09:33 WIB
Bantai Kucing dengan...
Bantai Kucing dengan Senapan dan 4 Mobil, Pria Saudi Ditangkap
A A A
MAKKAH - Seorang pria Arab Saudi berusia 26 tahun ditangkap polisi setelah mengunggah video Snapchat tentang aksinya membantai beberapa kucing dengan senapan dan empat mobil. Videonya telah memicu kemarahan di media sosial.

Pembantaian beberapa kucing terjadi di lingkungan perumahan di kota pelabuhan Jidda. Pria yang identitasnya belum dirilis pihak kepolisian tersebut ditangkap pada hari Kamis menyusul banyaknya keluhan publik tentang video yang dianggap berkonten kekejaman.

”Bagi mereka yang mengatakan bahwa itu haram untuk membunuh kucing; Saya harus mencuci empat mobil setiap minggu,” kata pria pembantai kucing itu dalam videonya.

Video awalnya menyebar via Snpachat. Namun, biasanya video di Snapchat akan hilang setelah 24 jam, sehingga salah satu pengguna media sosial yang menerima kiriman video itu mengunggahnya di YouTube.

Pria itu merekam dirinya dengan gambar yang diedit secara digital, dimana telinga dan hidung kucing ditumpangkan di wajahnya. Editing video itu dia lakukan dengan menggunakan salah satu filter Snapchat. Dia juga memodifikasi suaranya, yang dibuat terdengar seperti robot bernada tinggi.

Para pengguna Snapchat merasa jijik dengan video tersebut dan menyerukan perusahaan penyedia layanan video itu melakukan penyelidikan. Dalam penggunaan Snapchat sebenarnya sudah ada ketentuan larangan memproduksi dan menyebarkan konten pornografi, kekerasan grafis, ancaman, ujaran kebencian atau hasutan untuk melakukan kekerasan.

Kementerian Lingkungan Hidup, Air dan Pertanian Arab Saudi mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengecam aksi pembunuhan beberapa kucing tersebut.

Video yang menyebar juga menunjukkan seseorang memperlihatkan setidaknya tiga ekor kucing yang mati.

”Kementerian menegaskan bahwa tindakan menghebohkan ini bertentangan dengan ajaran Islam yang menyerukan kesejahteraan hewan, dan ini juga bertentangan dengan hukum Kerajaan Arab Saudi dan Dewan Kerja Sama Teluk,” bunyi pernyataan kementerian itu, seperti dikutip dari New York Times, Sabtu (5/8/2017).

Kejahatan itu juga mendorong emir Jidda untuk mendesak pihak berwenang guna melakukan investigasi.

Pada hari Kamis, pemerintah wilayah Mekah, yang mencakup Jidda, mengatakan bahwa “pria yang menembak kucing telah ditangkap di Jidda, penyelidikan sedang berlangsung dan undang-undang akan ditegakkan.”

Pelaku pembantaian kucing ditangkap hari Kamis dan diinterogasi. Tapi, menjelang malam dia dibebaskan dengan jaminan.

Di bawah pedoman kesejahteraan hewan yang diberlakukan pemerintah Saudi pada tahun 2013, pelecehan terhadap hewan dapat dikenai hukuman denda hingga 50.000 riyal untuk pelanggaran pertama dan meningkat menjadi 400.000 riyal untuk pelanggaran yang berulang.

Menurut laporan media lokal, keluarga pria tersebut ditawari perlindungan polisi setelah menerima ancaman dari para tetangga yang marah. Beberap tetangga bahkan merusak mobil keluarga tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Rayakan Hari Nasional,...
Rayakan Hari Nasional, Saudi Gelar Pesta Kembang Api
Arab Saudi Larang Penggunaan...
Arab Saudi Larang Penggunaan Simbol Negara dan Agama untuk Kepentingan Komersial
Punya Bakat dan Keahlian...
Punya Bakat dan Keahlian Unik? Arab Saudi Tarik Pemuda Berbakat dengan Paket Bebas Pajak
Saudi Makin Liberal,...
Saudi Makin Liberal, Band Metal Manggung Habis-habisan di Jeddah
3 Alasan Rakyat Arab...
3 Alasan Rakyat Arab Saudi Ikut Berduka dengan Kematian Sleeping Prince
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
17 menit yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
51 menit yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
3 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
3 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
5 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
6 jam yang lalu
Infografis
Huntress, Mobil Konsep...
Huntress, Mobil Konsep dengan Ban dan Body yang Bisa Terlipat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved