Nigeria Adili 43 Orang Atas Tuduhan Homoseksual

Sabtu, 05 Agustus 2017 - 03:10 WIB
Nigeria Adili 43 Orang...
Nigeria Adili 43 Orang Atas Tuduhan Homoseksual
A A A
LAGOS - Otoritas hukum Nigeria mengatakan telah mengadili 43 orang atas tuduhan tindakan homoseksual. Langkah ini kemungkinan akan menjadi perhatian dari mitra dagang dan negara donor Barat

"Seorang pemilik hotel dan dua karyawannya dituduh mendorong 40 pria lainnya untuk berhubungan seks di hotel tersebut," kata pemerintah negara bagian Lagos. Tuduhan yang dialamatkan kepada para terdakwa adalah terlibat dalam dan membantu serta mempromosikan aktivitas seks sejenis seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (5/8/2017).

Pemerintah setempat mengatakan 40 orang mengaku tidak bersalah dan dibebaskan setelah memberikan jaminan. Namun mereka diperintahkan untuk menjalani pemantauan dan rehabilitasi seksual. Dari 40 terdakwa, 12 di antaranya adalah anak di bawah umur. Usia yang dibolehkan adalah 18 tahun meski seks gay adalah ilegal.

Tiga tersangka lainnya menolak jaminan sambil menunggu nasihat hukum dari pengadilan yang lebih tinggi, dan tidak diijinkan untuk membela.

Jaksa Agung Jenderal Adeniji Kazeem mengatakan bahwa penuntutan tersebut bertujuan untuk menghentikan eksploitasi anak-anak di bawah umur. "Mereka kerap dibujuk oleh orang dewasa yang tidak bermoral dan berpikiran kriminal untuk terlibat dalam tindakan atau perilaku yang tidak sesuai dengan hukum negara," jelasnya.

Pernyataan tersebut tidak memuat rincian dakwaan seks dengan anak di bawah umur.

Homoseksualitas sangat tabu di banyak masyarakat Afrika yang konservatif secara sosial di mana beberapa kelompok agama mencapnya sebagai impor dari negara Barat yang merusak.

Mantan Presiden Nigeria Goodluck Jonathan menandatangani sebuah RUU pada tahun 2014 yang mengkriminalkan hubungan sesama jenis, meski mendapat tekanan dari pemerintah Barat.

RUU tersebut memuat hukuman 14 tahun penjara dan melarang pernikahan gay, hubungan asmara sesama jenis dan keanggotaan kelompok hak gay.

Nigeria terbagi rata antara Islam dan Kristen dan sebagian besar penduduk menganggap homoseksualitas sebagai dosa.
(ian)
Berita Terkait
Jenderal Nigeria Sebut...
Jenderal Nigeria Sebut Video Aksi Protes Berdarah di Lagos Hoaks
Siapa Gwaska Dankarami?...
Siapa Gwaska Dankarami? Gembong Bandit yang Kejam dan Selalu Bersembunyi di Hutan dan Ditakuti Tentara dan Warga Nigeria
Nigeria Berusaha Pulih...
Nigeria Berusaha Pulih dari Banjir Terburuk dalam Satu Dekade
Brutal! Gerombolan Bandit...
Brutal! Gerombolan Bandit Bakar Bus, 30 Penumpang Tewas Terpanggang
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara...
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara Nigeria Bunuh 18 Warga
59 Orang Tewas dalam...
59 Orang Tewas dalam Serangan Simpatisan ISIS di Pelosok Nigeria
Berita Terkini
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
9 menit yang lalu
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
42 menit yang lalu
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
1 jam yang lalu
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
3 jam yang lalu
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
5 jam yang lalu
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
8 jam yang lalu
Infografis
Januari 2025, Tercatat...
Januari 2025, Tercatat 146,5 Juta Orang Indonesia Memakai Pinjol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved