42 Gay Nigeria Ditangkap di Hotel saat Pesta Homoseks

Selasa, 01 Agustus 2017 - 11:31 WIB
42 Gay Nigeria Ditangkap...
42 Gay Nigeria Ditangkap di Hotel saat Pesta Homoseks
A A A
OWODE ONIRIN - Sebanyak 42 pria gay ditangkap polisi di sebuah hotel. Menurut polisi, sebagian dari mereka tertangkap basah sedang melakukan pesta homoseks.

Namun, aktivis lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) Nigeria, Bisi Alimi, menyangkal klaim polisi. Menurutnya, puluhan pria gay itu berkumpul untuk kampanye pencegahan penularan HIV kepada masyarakat.

Penangkapan 42 pria gay terjadi di sebuah hotel di Owode Onirin, negara bagian Lagos, pada hari Sabtu, 29 Juli 2017.

”Ada laporan bahwa hotel tersebut menampung homoseksual,” kata seorang saksi yang diidentifikasi hanya dengan nama singkat Tunji kepada surat kabar Punch.

”Mereka ada di sana siang hari saat polisi menggerebek, sekitar 40 di antaranya tertangkap basah dalam tindakan (homoseks) tersebut,” lanjut saksi.

Humas Kepolisian Negara Bagian Lagos, Olarinde Famous-Cole, telah mengonfirmasi penangkapan puluhan pria gay tersebut.

”Memang benar, sekitar 42 orang yang diduga melakukan homoseksual ditangkap dan hotel tersebut telah ditutup sementara selama investigasi berlanjut. Mereka berada dalam tahanan Satuan Tugas Lagos dan akan segera diadili di pengadilan,” lanjut Famous-Cole.

Menurutnya, ini bukan pertama kalinya hotel tersebut menampung para pelaku homoseks.

Sementara itu, aktivis LGBT Bisi Alimi, yang menjadi pria gay pertama Nigeria, menyangkal klaim polisi.

”Laporan tersebut tidak benar. Ada sekelompok pria gay yang mengorganisir (kampanye) kesadaran kesehatan seksual seputar HIV. Mereka mencoba untuk meningkatkan kesadaran tentang tes HIV,” katanya IBTimes UK, yang dilansir Selasa (1/8/2017).

Menurut Alimi, kegiatan seperti itu tidak jarang terjadi di Nigeria. Kegiatan informatif seperti itu, kata dia, digelar tiga sampai empat kali dalam setahun.

”Polisi membajak pesta tersebut karena orang-orang di sekitar mengeluh,” kata Alimi yang memimpin Bisi Alimi Foundation yang berbasis di London. Yayasannya itu bertujuan untuk mempromosikan penerimaan sosial terhadap orang-orang LGBT di Nigeria.

”Mereka melaporkan bahwa sekelompok pria gay sedang mengadakan pesta di sana. Apa yang tidak jelas adalah tindakan homoseksual apa adanya. Saya praktis merasa jijik karena polisi Nigeria menangkap sekelompok pemuda yang mencoba menyelamatkan diri dari epidemi HIV. Dan menganggap mereka sebagai penjahat,” ujar Alimi.

Homoseksualitas dianggap sebagai kejahatan di Nigeria. Setiap orang yang terbukti melakukan aktivitas homoseks terancam dipenjara sampai 14 tahun.
(mas)
Berita Terkait
Jenderal Nigeria Sebut...
Jenderal Nigeria Sebut Video Aksi Protes Berdarah di Lagos Hoaks
Siapa Gwaska Dankarami?...
Siapa Gwaska Dankarami? Gembong Bandit yang Kejam dan Selalu Bersembunyi di Hutan dan Ditakuti Tentara dan Warga Nigeria
Nigeria Berusaha Pulih...
Nigeria Berusaha Pulih dari Banjir Terburuk dalam Satu Dekade
Brutal! Gerombolan Bandit...
Brutal! Gerombolan Bandit Bakar Bus, 30 Penumpang Tewas Terpanggang
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara...
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara Nigeria Bunuh 18 Warga
59 Orang Tewas dalam...
59 Orang Tewas dalam Serangan Simpatisan ISIS di Pelosok Nigeria
Berita Terkini
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
5 menit yang lalu
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
57 menit yang lalu
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
1 jam yang lalu
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
2 jam yang lalu
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
2 jam yang lalu
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved