Maduro pada Trump: Berhenti Campuri Urusan Kami

Kamis, 27 Juli 2017 - 21:16 WIB
Maduro pada Trump: Berhenti...
Maduro pada Trump: Berhenti Campuri Urusan Kami
A A A
CARACAS - Presiden Venezuela Nicholas Maduro mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk berhenti mencampuri urusan dalam negeri Venezuela dan kebijakan agresif AS pada Venezuela. AS menjatuhkan sejumlah sanksi kepada pejabat Venezuela, tidak lama setelah demontrasi anti-pemerintah meletus di negara tersebut.

"Sebagai Presiden, saya mengimbau kepadanya, kepada Presiden Donald Trump untuk menghentikan agresi terhadap Venezuela. Venezuela adalah basis fundamental stabilitas di seluruh Cekungan Karibia. Saya berharap kata-katanya tidak jatuh di telinga yang tuli," kata Maduro, seperti dilansir Russia Today pada Kamis (27/7).

"Pikirkan dengan baik, ahli strategi AS, Venezuela ingin hidup dalam damai, ia ingin hidup dengan tenang. Hentikan agresi Anda. Revolusi Bolivarian harus mengangkat senjata dan kita akan kembali berperang dengan bendera yang sama dan melintasi perbatasan kita," sambungnya.

Dia lalu mengecam upaya AS untuk mengganggu ekonomi Venezuela dengan blokade tidak langsung, yang menargetkan sistem keuangan negara tersebut. Maduro mengatakan, Venezuela siap untuk skenario apapun.

Dia menyebut tujuan akhir dari blokade tersebut adalah untuk memicu default ekonomi Venezuel. Maduro menyatakan, AS berusaha melakukan hal yang sama pada tahun 2015 dan 2016, tapi usahanya menemui kegagalan.

"Kami memiliki kekuatan ekonomi, kapasitas ekonomi. Venezuela selalu membayar semua tagihannya, memenuhi kewajibannya. Dan itu akan dilakukan pada 2017, 2018, dan 2019. kesejahteraan ekonomi Venezuela tidak hanya bergantung pada Washington," ucapnnya.

"Jika kita mendapat pukulan dari utara, jalan menuju ke barat, ke selatan, dan ke timur, untungnya, akan tetap terbuka untuk Venezuela," tegasnya.
(esn)
Berita Terkait
Operasi AS: Demi Berantas...
Operasi AS: Demi Berantas Narkoba atau Incar Minyak Venezuela?
Venezuela Marah Jet...
Venezuela Marah Jet Militer Amerika Serikat Langgar Wilayah Udaranya
Kemenangan Mamdani,...
Kemenangan Mamdani, Sinyal Perlawanan ke Pemerintah Federal AS?
Ribuan Migran Venezuela...
Ribuan Migran Venezuela Nekat Menyeberang Ke AS
Maduro Klaim AS Dorong...
Maduro Klaim AS 'Dorong' Istrinya untuk Ceraikan Dia
Venezuela Ancam Berikan...
Venezuela Ancam Berikan 'Respon yang Layak' kepada Angkatan Laut AS
Berita Terkini
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
44 menit yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
1 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
2 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
3 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
4 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
5 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved