Qatar Ubah UU Anti Terorisme, UEA Sumringah

Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:56 WIB
Qatar Ubah UU Anti Terorisme,...
Qatar Ubah UU Anti Terorisme, UEA Sumringah
A A A
ABU DHABI - Uni Emirat Arab (UEA) menyambut baik keputusan Qatar untuk mengubah undang-undang anti-terorisme. Ini adalah salah satu tanda positif pertama dari UEA dan tiga negara Arab lainnya sejak mereka memberlakukan sanksi terhadap Doha bulan lalu.

Dalam sebuah langkah untuk melawan tuduhan mereka mendukung terorisme, Qatar telah menetapkan peraturan untuk menentukan terorisme, pembekuan dan pendanaan terorisme serta membuat daftar terorisme nasional.

Baca juga:
Berangus Terorisme, Emir Qatar Ubah Undang-undang


"Keputusan Qatar untuk mengubah undang-undang anti-terorisme adalah langkah positif untuk menangani secara serius terhadap 59 teroris tersebut," kata Menteri Luar Negeri UEA, Anwar Gargash, di Twitter seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (22/7/2017).

"Tekanan krisis telah mulai membuahkan hasil, dan tentu saja akan mengubah keseluruhan orientasi," tambah Gargash.

Gargash juga mengatakan kekhawatiran negara-negara tersebut tentang hubungan Qatar dengan Iran telah mereda sejak Kuwait memerintahkan pengusiran duta besar Iran dan 14 diplomat lainnya karena diduga memiliki hubungan dengan sel "mata-mata dan teror".

Arab Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain menunjuk puluhan orang yang diduga memiliki hubungan dengan Qatar sebagai teroris, termasuk pemimpin spiritual Ikhwanul Muslimin Yousef al-Qaradawi, dan 12 entitas, di antaranya adalah badan amal yang didanai Qatar.

Keempat negara tersebut memimpin sebuah kampanye diplomatik dan ekonomi untuk menekan dan mengisolasi negara Teluk kecil tersebut, yang merupakan pemasok gas global yang kritis dan merupakan basis militer terbesar Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah.

Pekan lalu, Qatar menandatangani kesepakatan dengan AS untuk bekerja sama dalam memerangi pendanaan terorisme. Rincian resmi mengenai kesepakatan itu belum dirilis, namun sebuah sumber mengatakan bahwa pihaknya menyediakan agar AS mengirim pejabat di kantor kejaksaan Qatar.
(ian)
Berita Terkait
Perayaan Hari Nasional...
Perayaan Hari Nasional ke-52 Uni Emirat Arab di Jakarta
Keberadaan Tentara Turki...
Keberadaan Tentara Turki di Qatar Bikin UEA Gerah
4 Perbedaan Qatar dengan...
4 Perbedaan Qatar dengan Dubai
UEA dan Qatar Gelar...
UEA dan Qatar Gelar Pertemuan Pertama Sejak Keretakan Teluk
Jenderal Polisi Dubai...
Jenderal Polisi Dubai Serukan Invasi Qatar dan Normalisasi dengan Israel
Arab Saudi Buka Lagi...
Arab Saudi Buka Lagi Kedubes di Qatar dalam Beberapa Hari
Berita Terkini
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
38 menit yang lalu
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
1 jam yang lalu
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
2 jam yang lalu
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
3 jam yang lalu
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
3 jam yang lalu
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
4 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Dalangi Pembunuhan...
Ukraina Dalangi Pembunuhan Jenderal Rusia tapi Tak Ubah Hasil Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved